5 Hal yang Harus Diperhatikan Saat Menulis Jurnal Ilmiah

5 Hal yang Harus Diperhatikan Saat Menulis Jurnal Ilmiah

Menulis jurnal ilmiah yang baik harus dilakukan oleh peneliti dan penulis. Tujuan pembuatan jurnal adalah untuk melakukan pengembangan pada sebuah kasus ilmiah tertentu dengan pendekatan penelitian. Secara umum, jurnal ilmiah memiliki cakupan materi yang lebih luas dibandingkan artikel umum. Akan tetapi, berbobot edukasi yang baik, meski hanya dijabarkan dalam 6-8 halaman.

Dalam proses penulisan jurnal ilmiah yang baik, Anda harus memperhatikan beberapa hal sebagai berikut.

  1. Pemilihan Topik Penelitian Jurnal

Memilih topik yang tepat menjadi salah satu dasar penulisan jurnal ilmiah. Anda dapat mengambil tema yang sedang panas dibicarakan, tetapi dikemas dengan sudut pandang baru yang lebih segar. Hal ini akan memungkinkan Anda mendapatkan gambaran baru dalam prosesnya.  Topik akan menjadi bahasan yang paling banyak dicari. Oleh karenanya, memilih topik dalam proses penelitian jurnal ilmiah Anda menjadi hal vital.

  1. Memperhatikan Aturan Format Penulisan Jurnal

Tak hanya fokus pada topik, format penulisan jurnal juga menjadi hal yang harus diperhatikan. Menulis jurnal ilmiah harus mengedepankan kaidah kebahasaan yang baik dan baku. Anda dapat belajar dari para ahli atau membacanya dari berbagai referensi yang ada secara digital maupun buku.

  • Bahasa yang Digunakan

Bahasa yang digunakan dalam jurnal ilmiah adalah bahasa baku yang benar sesuai dengan kaidah KBBI. Anda juga harus memperhatikan struktur kalimat yang benar agar semakin menunjukkan kredibilitas karya yang dikerjakan. Pastikan tidak ada typo dalam penulisan, serta mudah dipahami. Tak perlu menggunakan bahasa gaul yang tidak dimengerti oleh semua kalangan.

Hindari bahasa yang ambigu dan menyulitkan pembaca. Gunakan bahasa yang mudah dimengerti dan tidak menyalahi aturan kebahasaan. Hal ini menjadi indikasi dalam format penulisan jurnal Anda bahwa penulis mengerti tentang tanda baca, konjungsi, dan materi teknis lainnya dalam menulis jurnal ilmiah.

  • Kerangka Tulisan

Untuk mempermudah proses penulisan, sebaiknya Anda membuat kerangka terlebih dahulu. Hal ini untuk membentengi agar tulisan Anda lebih mengerucut pada hal-hal penting yang akan dibahas secara keseluruhan. Dengan memiliki kerangka, Anda sudah memiliki pedoman dalam penulisan. Pengembangan dapat diselipkan jika terdapat sumber referensi yang penting dan sayang untuk dilewatkan.

  • Memilih Judul yang Menarik

Selain bahasa yang baik, judul yang menarik akan menjadi faktor penting dalam menulis jurnal ilmiah. Gunakan judul yang menyentuh dan memiliki nilai jual. Judul merupakan salah satu roh penting dalam karya yang akan membuat orang ingin membacanya. Oleh karena itu pastikan judul karya ilmiah Anda cukup menarik perhatian untuk dilirik pembaca.

  • Tulisan Harus Sistematis

Hal wajib dalam penulisan jurnal yakni tentang sistematikanya. Anda harus bisa mengurutkan format penulisannya dengan benar dan terstruktur. Dengan demikian, orang lain akan lebih mudah memahami konteks yang ingin Anda utarakan dalam jurnal. Anda juga akan mempermudah para kurator untuk mengevaluasi konten jika memiliki pola skema yang runtun dan baik.

Pembahasan pokok utama juga harus menarik. Hal ini akan memancing pembaca untuk menjadikan jurnal Anda sebagai salah satu bahan rujukan atau pembahasan baru. Sampaikan materi secara lugas dan tegas, dengan tambahan data yang bisa dipertanggungjawabkan. Keabsahan data dengan lapangan akan menjadi senjata kuat untuk krdibilitas naskah jurnal ilmiah Anda.

  1. Jurnal Memiliki Sumber Referensi yang Valid

Kevalidan data dalam proses penelitian juga tak boleh diabaikan. Anda harus berkonsentrasi pada cara penggunaan dan pengambilan sampel, cara pengolahan data, serta penjabaran hasilnya. Proses penginputan data juga menjadi hal yang harus diperhatikan dalam menulis jurnal ilmiah. Jangan sampai,  usaha Anda dalam menyediakan data yang sinkron dengan fakta justru menjadi bumerang karena keteledoran penginputan.

  1. Melakukan Publikasi Jurnal Ilmiah

Ketika jurnal telah selesai dikerjakan, langkah selanjutnya yakni melakukan publikasi jurnal. Dengan melakukan publikasi, Anda memberikan ruang untuk jurnal Anda mendapatkan banyak pembaca, kritik, dan saran yang membangun. Hal ini akan menjadi sebuah senjata baik bagi Anda bila ingin mengembangkan materi jurnal lebih luas.

  1. Jurnal Ilmiah Harus Bebas dari Plagiarisme

Plagiarisme merupakan salah satu bentuk kejahatan terhadap tulisan. Plagiarisme merupakan salah satu bentuk apresiasi yang paling rendah terhadap sebuah karya. Oleh karena itu, setiap tulisan wajib menghindari plagiarisme, terutaman untuk jurnal ilmiah. Anda boleh menjadikan beberapa karya sebagai referensi, tetapi tidak boleh menjiplaknya secara utuh.

Gunakan bahasa baru yang lebih baik, dengan tetap memperhatikan sumber rujukannya tanpa mengubah arti. Dengan demikian, karya ilmiah Anda juga akan terbebas dari plagiarimse. Sebuah karya yang mengindikasikan tindak plagiat juga akan dapat diperkarakan secara hukum.

Tak ada salahnya untuk terus berusaha menulis jurnal ilmiah dengan baik. Hal ini akan memudahkan Anda jika ingin menerbitkan jurnal ilmiah dalam skala global. Semakin sering berlatih maka Anda akan semakin terampil. Langkah selanjutnya tinggal menyesuaikan dengan format yang telah dicanangkan Scopus atau Web of Science secara keseluruhan.

Layanan Jasa konversi Tesis/Disertasi/Hasil Penelitian menjadi Artikel jurnal Klik Disini

Layana Jasa Translate Jurnal Klik Disini

Layanan Jasa Proofreading Jurnal Klik Disini

Layanan Jasa Cari Jurnal Klik Disini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *