5 Tips Efektif Mengatasi Kesulitan Menulis Jurnal

Ada tips efektif untuk mengatasi kesulitan menulis jurnal yang bisa Anda terapkan. Jurnal adalah sebuah publikasi periodik berupa artikel yang diterbitkan secara berkala. Biasanya jurnal diterbitkan pada interval waktu tertentu, bisa setiap 4 bulan atau setiap 1 tahun.

Bagi sebagian orang, menulis jurnal bukan hal yang mudah dilakukan. Hal ini karena jurnal dibuat dengan sistematis. Sehingga susunan setiap bab harus berurutan serta menggunakan bahasa yang mudah dipahami oleh pembaca. Jika Anda termasuk orang yang kesulitan dalam menulis jurnal, 5 tips ini bisa diterapkan.

Pilihlah Topik Menarik

Tips efektif mengatasi kesulitan menulis jurnal yang pertama yaitu dengan memilih topik menarik bagi pembaca. Anda bisa mencari isu yang sedang booming saat ini untuk dikaji lebih dalam dan dijadikan penelitian. Dengan memilih topik yang tepat, maka secara tidak langsung Anda bisa menarik minat pembaca. Selain itu, memilih dan menentukan topik juga memudahkan Anda untuk tetap fokus hingga jurnal atau artikel ilmiah selesai dibuat.

Perbanyak Membaca

Tips mengatasi kesulitan dalam menulis jurnal selanjutnya yaitu memperbanyak referensi bacaan. Semakin banyak referensi yang dibaca, maka semakin berkualitas jurnal yang Anda tulis.

Selain itu, membaca berbagai macam sumber juga memudahkan Anda dalam mencari tahu tentang gambaran penulisan jurnal sesuai topik. Anda bisa mencari berbagai sumber referensi seperti buku, jurnal ilmiah, maupun artikel. Dengan memperbanyak bacaan, tentu semakin memudahkan Anda saat menulis jurnal.

Layanan Jasa konversi Tesis/Disertasi/Hasil Penelitian menjadi Artikel jurnal Klik Disini

Layana Jasa Translate Jurnal Klik Disini

Layanan Jasa Proofreading Jurnal Klik Disini

Layanan Jasa Cari Jurnal Klik Disini

Perhatikan Format Penulisan

Tips efektif mengatasi kesulitan menulis jurnal yaitu menulis sesuai format. Saat membuat jurnal atau artikel ilmiah, tentu Anda harus memperhatikan susunan penulisan jurnal secara tepat. Jika terjadi kesalahan dalam susunannya, Anda harus melakukan revisi ulang atau bahkan membuat penelitian ulang. Agar tidak terjadi kesalahan, berikut susunan jurnal yang tepat.

  1. Judul

Judul menjadi bagian pertama yang harus ada dalam jurnal. Saat membuat judul, pastikan Anda menggunakan kalimat yang efektif serta memudahkan pembaca. Selain memperhatikan susunan kata, Anda juga harus memperhatikan format huruf yang digunakan sebagai judul.

  1. Abstrak

Bagian selanjutnya yang harus ada dalam jurnal yaitu abstrak. Di dalam abstrak,  Anda harus menjelaskan tentang tujuan penelitian, ruang lingkup, metode, data, dan kesimpulan. Semua penjelasan tersebut disajikan sekitar 250 kata.  Saat menulis abstrak, sebaiknya hindari singkatan atau kutipan. Dengan begitu maka Anda bisa mengatasi kesulitan menulis jurnal, terutama di bagian abstrak.

  1. Pendahuluan

Setelah abstrak, susunan selanjutnya yaitu pendahuluan. Pada bagian pendahuluan, Anda harus menuliskan tentang pembahasan secara umum terkait penelitian yang dilakukan. Selain itu, Anda juga harus menuliskan tentang kebaruan atau novelty yang ada dalam penelitan. Usahakan membuat tulisan lebih menarik agar membuat pembaca tertarik dengan jurnal yang Anda buat.

  1. Bahan dan Metode

Susunan jurnal selanjutnya yaitu bahan dan metode. Pada bagian ini Anda akan memberikan informasi kepada pembaca tentang proses penelitian yang telah dilakukan. Selain itu, jangan lupa untuk menuliskan tentang alat yang digunakan dalam penelitian, metode pengumpulan data, dan lain sebagainya.

  1. Hasil

Susunan dalam jurnal selanjutnya yaitu menuliskan hasil penelitian yang telah dilakukan. Pada bagian ini, Anda bisa menyajikan data dalam bentuk teks, tabel, atau gambar.

  1. Pembahasan

Susunan dalam jurnal selanjutnya yaitu pembahasan. Pada bagian pembahasan, Anda bisa menjelaskan secara detail tentang penelitian yang telah dilakukan. Pada bagian ini, Anda juga harus menuliskan tentang hasil penelitian dengan teori yang digunakan. Selain itu, hubungkan hasil penelitian Anda dengan hasil penelitian yang dilakukan orang lain, serta tunjukkan persamaan dan perbedaannya.

  1. Kesimpulan

Susunan dalam jurnal selanjutnya yaitu kesimpulan. Pada bagian ini Anda bisa menuliskan kesimpulan dari keseluruhan penelitian yang dilakukan. Selain itu, Anda juga bisa menjelaskan kelemahan, serta kelebihan penelitian Anda dibanding penelitian sebelumnya.

  1. Daftar Pustaka

Susunan terakhir yaitu daftar pustaka. Pada bagian ini Anda harus menuliskan berbagai referensi yang digunakan dalam proses penelitian. Tulis daftar pustaka sesuai aturan penulisan daftar pustaka yang baik dan benar.

Lakukan Evaluasi dan Cek Ulang

Tips mengatasi kesulitan menulis jurnal yaitu dengan melakukan evaluasi dan pengecekan ulang jurnal yang telah ditulis. Dengan melakukan evaluasi serta pengecekan ulang jurnal yang telah ditulis, maka akan mengurangi kesalahan dalam penulisan. Selain itu, Anda juga bisa menambah atau mengurangi susunan kata yang tidak sesuai.

Hindari Plagiarisme

Tips terakhir yang bisa dilakukan saat menulis jurnal yaitu menghindari plagiarisme dalam tulisan. Plagiarisme merupakan hal yang dilarang dalam jurnal atau artikel ilmiah. Jika Anda menyalin tulisan, maka tuliskan sumber referensi yang digunakan. Selain itu, jangan lupa untuk memeriksa tulisan menggunakan software plagiarisme. Pastikan jurnal yang Anda tulis tidak terdeteksi adanya plagiat.

Terdapat berbagai tips mengatasi kesulitan menulis jurnal yang bisa diterapkan, mulai dari memilih topik menarik hingga menghindari plagiarisme dalam tulisan. Selain itu, untuk mengasah kemampuan dalam menulis jurnal, Anda bisa selalu berlatih menulis dan memperbanyak referensi bacaan.

Layanan Jasa konversi Tesis/Disertasi/Hasil Penelitian menjadi Artikel jurnal Klik Disini

Layana Jasa Translate Jurnal Klik Disini

Layanan Jasa Proofreading Jurnal Klik Disini

Layanan Jasa Cari Jurnal Klik Disini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *