Jenis Pinjaman Kredit dan Pengaruhnya Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Negara

Pertumbuhan ekonomi adalah proses kenaikan output perkapita yang berefek jangka panjang, hal ini membuat kegiatan meningkatkan pertumbuhan ekonomi sebagai kegiatan yang sangat penting bagi suatu negara karena kondisi perekonomian yang semakin baik daripada sebelumnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi, sistem keuangan menjadi instrumen yang penting karena sistem keuangan berperan dalam meningkatkan akumulasi modal dan inovasi teknologi sehingga dapat menciptakan pertumbuhan ekonomi yang spontan.

Tentunya, mengembangkan sistem uang sendiri bukan merupakan hal yang mudah. Oleh karena itu, terdapat sektor yang bertugas membantu organisasi dalam mengembangkan sistem keuangan, yakni sektor perbankan.

Perbankan sendiri merupakan badan usaha yang mengurus masalah penghimpunan dana dari masyarakat dalam bentuk pinjaman dan meminjamkannya kepada masyarakat dalam bentuk kredit demi meningkatkan taraf hidup rakyat.

Perbankan berperan sebagai media yang menghubungkan antara sektor moneter dengan sektor rill karena perbankan dapat memberikan masalah informasi yang terjadi dipasar kredit kepada kedua belah pihak sehingga hal ini menjadikan perbankan sebagai instrumen yang penting dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

Layanan Jasa konversi Tesis/Disertasi/Hasil Penelitian menjadi Artikel jurnal Klik Disini

Layanan Jasa Translate Jurnal Klik Disini

Layanan Jasa Proofreading Jurnal Klik Disini

Layanan Jasa Cari Jurnal Klik Disini

Layanan Jasa Turunkan Turnitin Klik Disini

Jenis pinjaman kredit

Dalam praktek peminjaman kredit dari perbankan ke masyarakat, terdapat jenis-jenis pinjaman kredit yang diberikan dan setiap pinjaman tersebut digunakan untuk kebutuhan yang berbeda, serta pengaruhnya juga berbeda terhadap pertumbuhan ekonomi negara

Untuk mengetahui jenis-jenis pinjaman kredit dan pengaruhnya terhadap pertumbuhan ekonomi negara, anda bisa memperhatikan ulasan berikut ini!

Berdasarkan kegunaan

Jika dilihat berdasarkan kegunaannya, kredit ini berguna untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia. Terdapat dua jenis kredit, yakni:

  1. Kredit investasi

Kredit investasi merupakan jenis kredit yang digunakan untuk memperluas operasi suatu usaha atau bisa digunakan juga untuk membangun proyek/pabrik baru di mana masa pemakaian periodenya bisa lebih lama sehingga jenis kredit ini sering digunakan oleh perusahaan untuk memperluas kegiatan utamanya.

Dapat dilihat dari segi syarat dan fasilitas kalau kredit investasi ini bisa sangat menguntungkan bagi pengusaha yang ingin mengembangkan perusahaannya lebih cepat dan lebih besar lagi sehingga hal ini bisa mempercepat pertumbuhan ekonomi dalam periode waktu yang lebih singkat.

  1. Kredit kerja modal

Kredit kerja modal adalah jenis kredit yang digunakan untuk meningkatkan atau memperlancar kebutuhan peningkatan produksi dalam kegiatan operasional suatu perusahaan seperti membeli bahan baku, membeli peralatan, perawatan, membayar gaji pegawai, pelatihan, dan biaya lain yang dibutuhkan dalam proses produksi.

Kalau diperhatikan baik-baik, jenis kredit ini tidak berdampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi, tetapi kredit kerja modal sudah cukup dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat untuk waktu jangka pendek melalui pembayaran upah minimum sehingga mereka bisa tetap bertahan hidup di dunia persaingan ekonomi yang semakin padat.

Berdasarkan Tujuan

Berdasarkan tujuan, pinjaman kredit dibagi menjadi tiga jenis, antara lain:

  1. Kredit produktif

Kredit produktif adalah jenis kredit yang digunakan untuk meningkatkan kegiatan usaha produksi, yakni menghasilkan barang dan jasa untuk pasaran.

Kredit ini akan memastikan kalau perusahaan yang menggunakan kredit produktif dapat memenuhi permintaan dari pasar jika perusahaan sedang mengalami masalah dana untuk memperlancar proses produksi barang atau jasanya.

  1. Kredit konsumtif

Dibandingkan dengan jenis kredit sebelumnya, kredit konsumtif memang terdengar aneh karena sesuai dengan namanya, kredit ini digunakan untuk membeli atau mengonsumsi suatu barang seperti membeli kepemilikan tempat tinggal atau kendaraan pribadi.

Walaupun kredit ini terdengar aneh, tetapi kredit konsumtif dapat berkontribusi besar terhadap perkembangan ekonomi negara karena pengeluaran yang lebih banyak menandakan kalau masyarakat negara memiliki uang yang cukup untuk mengonsumsi produk pasar sehingga bisa digunakan sebagai tanda peningkatan ekonomi negara.

  1. Kredit perdagangan

Kredit perdagangan adalah jenis kredit yang digunakan untuk kebutuhan perdagangan dan sering digunakan untuk membeli barang dagangan yang pembayarannya bisa dilakukan nanti dari hasil penjualan barang dagang yang sudah dibeli.

Kredit perdagangan berperan penting dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi negara karena kredit ini akan mempercepat proses perdagangan negara yang berarti mempercepat proses pengambilan keuntungan.

Berdasarkan jangka waktu

Berdasarkan jangka waktu, pinjaman dana kredit dibagi menjadi dua jenis, yakni:

  1. Kredit dan jaminan

Kredit dan jaminan atau sering disebut juga sebagai kredit dengan agunan berarti kredit yang diberikan memiliki suatu jaminan tertentu. Hal ini berarti setiap kredit yang dikeluarkan akan mendapat perlindungan sepadan dengan nilai yang diberikan kepada calon debitur.

Bentuk jaminannya bisa berupa barang berwujud atau tidak berwujud seperti jaminan aset atau keringanan membayar jumlah bunga yang lebih rendah.

  1. Kredit tanpa jaminan

Kebalikan dari kredit sebelumnya, kredit tanpa jaminan berarti setiap kredit yang dikeluarkan tidak diserati dengan barang jaminan tertentu.

Untuk pemberian kredit ini, pihak perbankan biasanya akan memeriksa beberapa hal seperti melihat prospek usaha, karakter atau loyalitas si calon debitur selama mengatasi urusan dengan pihak bank yang bersangkutan.

Dapat dilihat bahwa peminjaman dana kredit berpengaruh besar terhadap pertumbuhan ekonomi negara. Untuk mengetahui cara kerjanya, berikut penjelasannya:

  • Jika kredit investasi mengalami peningkatan yang besar, maka akan berpengaruh terhadap menurunnya pertumbuhan ekonomi Indonesia. Sebaliknya jika mengalami penurunan, maka akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi.
  • Jika kredit modal kerja meningkat, maka akan berpengaruh terhadap kenaikan pertumbuhan ekonomi. Sebaliknya, jika menurun, maka akan mengakibatkan penurunan ekonomi.
  • Jika kredit konsumtif mengalami kenaikan, maka akan berpengaruh terhadap meningkatnya pertumbuhan ekonomi. Jika mengalami penurunan, maka akan berpengaruh terhadap penurunan pertumbuhan ekonomi.

Layanan Jasa konversi Tesis/Disertasi/Hasil Penelitian menjadi Artikel jurnal Klik Disini

Layanan Jasa Translate Jurnal Klik Disini

Layanan Jasa Proofreading Jurnal Klik Disini

Layanan Jasa Cari Jurnal Klik Disini

Layanan Jasa Turunkan Turnitin Klik Disini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *