Jurnal Manajemen Pemasaran Belanja Online 

Jurnal Manajemen Pemasaran Belanja Online 

Jurnal Manajemen Pemasaran Belanja OnlineBelanja online merupakan proses di mana konsumen atau pembeli dapat membeli barang secara real time yang berarti tidak perlu ada perantara layanan karena semua proses pembeliannya menggunakan sambungan internet yang terdapat pada smartphone atau komputer.

Belanja online ini bisa dibilang sebagai budaya masa depan karena di tahun 2020 sekitar 160 juta masyarakat Indonesia sudah memiliki akses internet.

Apa lagi, jika dibandingkan dengan belanja konvensional, masyarakat menganggap kalau belanja online itu lebih mudah, lebih cepat, dan lebih banyak pilihan sehingga dapat diperkirakan kalau dalam 10 tahun ke depan, belanja online akan semakin populer.

Meningkatnya tren online shopping tentu membuat jurnal manajemen pemasaran online sebagai salah satu jurnal yang harus dibuat di lingkungan akamedik.

Pemasaran belanja online sendiri adalah kegiatan pengambilan keputusan yang berhubungan mengenai biaya pemasaran, alokasi pemasaran, dan persaingan agar dapat memasarkan produk atau jasanya kepada konsumen melalui penggunaan media online seperti internet.

Nah, kalau Anda juga kedapatan tugas untuk membuat jurnal manajemen pemasaran online, tetapi tidak tahu bagaimana caranya, anda bisa memperhatikan ulasan berikut untuk mengetahui apa saja yang harus diperhatikan ketika menyusun jurnal manajemen pemasaran online.

  1. Pengumpulan data

Sebelum membuat jurnal manajemen. Pertama, anda harus mengumpulkan data-data yang diperlukan untuk mengisi jurnalnya nanti. Jenis data yang perlu anda cari untuk pembuatan jurnal manajemen pemasaran belanja adalah data pengalaman individu.

Adapun berbagai metode yang bisa anda gunakan untuk memperoleh data tersebut sebagai berikut:

  • Wawancara

Wawancara atau interview adalah salah satu pengumpulan data yang melibatkan proses tatap muka antar pewawancara dan respondennya untuk mendapatkan informasi melalui pemberian pertanyaan.

Wawancara merupakan metode pengumpulan data yang paling populer karena dengan mewawancarai seseorang, anda bisa memperoleh segala informasi, pendapat, atau keyakinan dari subjek penelitian.

  • Observasi

Observasi merupakan metode pengumpulan data lainnya yang melibatkan kegiatan mengamati objek penelitian secara langsung.

  1. Analisis data

Langkah selanjutnya adalah analisis data. Analisis data merupakan suatu proses mengatur atau mengorganisasikan data ke suatu pola, kategori, atau uraian data untuk mendapat hasil data yang sistematis berdasarkan hasil data yang didapat ketika mengumpulkan data.

Proses analisis data harus dilakukan secara terperinci dan sistematis agar dapat mendapat hasil terbaik. berikut langkah-langkah cara melakukannya:

  • Reduksi Data

Reduksi data adalah suatu proses reduksi, perangkuman dan pemilihan hal-hal pokok atau penting secara sistematis terhadap data yang diperoleh dengan tujuan agar data yang didapat dapat dipahami lebih mudah dan dapat dimanfaatkan untuk mencapai sesuatu.

  • Display data

Display data adalah proses penampilan informasi dari suatu laporan yang hasil datanya sudah direduksi sehingga memudahkan terjadinya penarikan kesimpulan atau pengambilan keputusan.

  • Penarikan kesimpulan atau verifikasi

Tahap terakhir adalah penarikan kesimpulan. Proses penarikan kesimpulan adalah suatu proses di mana seorang peneliti akan mencari makna inti dari data yang diterimanya. Setelah maknanya ditemukan, akan dilakukan verifikasi untuk mengkonfirmasi data tersebut.

  1. Penyusunan jurnal manajemen pemasaran belanja online

Dalam penyusunan jurnal terdapat dua variabel yang harus anda perhatikan, yakni pemasaran belanja online dan minat beli konsumen. Anda harus memperhatikannya karena setiap variable tersebut mempengaruhi manajemen pemasaran belanja online.

Untuk penyusunannya, anda bisa memperhatikan ulasan berikut ini:

  •  Pemasaran belanja online

Pemasaran belanja online mencakup segala faktor yang dapat menarik minat konsumen terhadap suatu produk atau jasa. Pemasaran belanja online terdiri atas:

  1. Produk

Produk adalah hal pertama yang harus diperhatikan ketika menyusun jurnal pemasaran online karena konsumen hanya mencari produk-produk yang sesuai dengan kebutuhan atau yang memiliki hal unik seperti sparepart, versi tertentu, dan sebagainya.

  1. Harga

Harga juga hal yang mempengaruhi strategi pemasaran belanja online karena konsumen lebih tertarik terhadap produk atau jasa yang harganya bersifat kompetitif dengan alasan kalau mereka bisa mendapat tawaran terbaik untuk memesan produk dalam jumlah yang banyak.

Dibandingkan dengan pemasaran konvensional, harga yang dipajang melalui pemasaran belanja online bersifat lebih kompetitif karena berkat internet, jangkauan pemasaran online bisa sangat luas.

  1. Promosi

Promosi adalah cara yang digunakan suatu perusahaan untuk menarik minat konsumen dengan cara memberikan tawaran menarik kepada konsumen.

  1. Tempat

Pengaruh tempat di pemasaran online mungkin tidak begitu besar karena tempat di belanja online bersifat maya sehingga bisa diakses di mana saja, akan tetapi beban yang diberikan tempat merupakan sesuatu yang harus diperhatikan seperti biaya pengiriman ongkir.

  • Minat beli konsumen

Minat beli konsumen adalah faktor atau alasan pribadi yang ada di dalam setiap diri konsumen sebagai pertimbangan untuk melakukan belanja online sendiri.

Secara umum, terdapat empat faktor pribadi yang dimiliki konsumen untuk berbelanja secara online. Berikut faktornya:

  1. Kesadaran akan kebutuhan

Kesadaran akan kebutuhan adalah tingkat kesadaran konsumen mengenai keberadaan atau pentingnya suatu produk atau jasa terhadap kelangsungan hidup mereka.

Produk atau jasa yang memilik tingkat kebutuhan penting seperti makanan, minuman, dan obatan biasanya akan lebih cepat dijual dibandingkan dengan produk atau jasa yang memiliki tingkat kebutuhan rendah seperti aksesoris, topi, dan sebagainya.

  1. Perhatian

Berbeda dengan kesadaran, perhatian lebih melibatkan konsumen untuk menilai suatu produk atau jasa.

  1. Minat

Minat adalah rasa suka yang diikuti keinginan untuk mengonsumsi. Dengan kata lain, minat adalah proses mencoba sesuatu sebelum membuat keputusan akhir.

  1. Tindakan

Tindakan adalah keputusan untuk membeli atau mengabaikan produk atau jasa yang diinginkan. Biasanya, tindakan dipengaruhi oleh faktor luar seperti gaya hidup, kesibukan waktu, dan akses yang tersedia.

Layanan Jasa konversi Tesis/Disertasi/Hasil Penelitian menjadi Artikel jurnal Klik Disini

Layanan Jasa Translate Jurnal Klik Disini

Layanan Jasa Proofreading Jurnal Klik Disini

Layanan Jasa Cari Jurnal Klik Disini

Layanan Jasa Turunkan Turnitin Klik Disini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *