Kuasai 7 Teknik Menulis Jurnal Secara Tepat

Kuasai 7 Teknik Menulis Jurnal Secara Tepat

Terdapat teknik menulis jurnal yang harus diketahui agar menghasilkan tulisan berkualitas dengan tatatan kata tepat. Jurnal adalah publikasi periodik yang ditulis dalam bentuk artikel. Biasanya jurnal diterbitkan secara berkala pada interval waktu tertentu seperti 4 bulan atau setiap tahun.

Biasanya jurnal memiliki cakupan materi yang luas namun sangat padat. Pembuatan jurnal bertujuan untuk mengembangkan penelitian dan bisa menjadi acuan bagi peneliti lain. Setiap jurnal harus memenuhi format yang telah ditentukan, mulai dari judul hingga daftar pustaka. Selain itu, jurnal juga harus ditulis menggunakan susunan bahasa yang benar.

Susunan Jurnal

Saat menulis jurnal, penulis harus menggunakan format yang tepat. Dalam jurnal terdapat format susunan yang harus ada, antara lain judul, abstrak, pendahuluan, hingga daftar pustaka. Berikut ini teknik penulisan jurnal yang tepat sesuai susunannya.

Judul

Teknik menulis jurnal yang harus diketahui yaitu dalam penulisan judul. Setiap jurnal ilmiah harus memiliki judul yang jelas. Judul yang jelas dan bagus yaitu judul yang bisa memudahkan pembaca mengetahui inti jurnal tanpa harus membaca keseluruhan isi jurnal.

Oleh sebab itu, judul yang ditulis tidak boleh memiliki makna ganda yang membuat pembaca kebingungan. Selain itu, judul juga harus ditulis menggunakan huruf kapital dan dicetak tebal, serta tidak lebih dari 10 kata.

Abstrak

Setelah judul, teknik menulis jurnal ilmiah yang harus dipahami yaitu saat penulisan abstrak. Teknik penulisan abstrak secara tepat yang pertama yaitu berisi tentang tujuan penelitian. Dalam hal ini Anda harus menuliskan tujuan penelitian dilakukan. Hal ini bertujuan agar setiap penelitian dan pembahasan yang ditulis tidak lepas dari tujuan melakukan penelitian.

Kedua, jangan lupa untuk menuliskan ruang lingkup penelitian. Dalam ruang lingkup penelitian, Anda harus menjelaskan di mana penelitian dilakukan. Ketiga, lanjutkan dengan menuliskan metode dan cara pengambilan data saat melakukan penelitian.

Keempat yaitu menuliskan tentang data. Di dalam data, Anda harus menjelaskan tentang data apa saja yang digunakan dalam penelitian. Kelima yaitu hasil yang berisi fakta saat melakukan penelitian. Perlu diingat, dalam penulisan abstrak, Anda hanya bisa menulis maksimal 100-150 kata saja.

Pendahuluan

Setelah abstrak, selanjutnya yaitu memasuki bab pendahuluan. Pendahuluan adalah pernyataan dari kasus yang sedang diteliti atau diselidiki. Dalam pendahuluan, Anda harus menulis tentang hal-hal umum secara keseluruhan.

Setelah itu lanjutkan dengan pembahasan khusus berisi tentang informasi agar pembaca lebih memahami penelitian yang Anda lakukan. Dalam bab pendahuluan ini, Anda juga harus menuliskan ringkasan dari setiap penelitian yang dilakukan.

Selain itu, tuliskan tentang novelty atau kebaruan sehingga tertarik melakukan penelitian tersebut. Dalam menulis pendahuluan, usahakan untuk membuat pembaca tertarik dengan jurnal yang Anda buat. Namun perlu diingat untuk tidak membuat pendahuluan terlalu luas sehingga membingungkan pebaca.

Bahan dan Metode

Teknik menulis jurnal selanjutnya yaitu membahas tentang bahan dan metode dalam penelitian. Dalam bagian ini, Anda harus menjelaskan tentang proses penelitian yang telah dilakukan. Informasi yang dijelaskan antara lain peralatan, metode, dan proses penelitian. Dalam bagian bahan dan metode, Anda harus menulisnya secara jelas dan detail. Usahakan untuk menghindari kata atau kalimat yang bisa membingungkan pembaca.

Hasil

Setelah menulis tentang bahan dan metode, selanjutnya yaitu menuliskan hasil yang sesuai. Dalam bagian ini, Anda bisa menyajikan data dan ringkasan dalam bentuk teks, tabel, maupun gambar. Selain itu, Anda harus melengkapi tabel atau gambar dengan teks naratif yang mudah dipahami pembaca. Usahakan untuk tidak menulis kesimpulan di bagian ini.

Pembahasan

Setelah mendapatkan hasil data, teknik menulis jurnal selanjutnya yaitu tentang pembahasan. Dalam pembahasan ini Anda bisa membahas secara detail dari setiap penelitian yang dilakukan. Selain itu Anda juga harus menjelaskan hasil berbeda atau serupa terkait penelitian yang telah dilakukan orang lain. Dalam hal ini Anda bisa menunjukkan persamaan dan perbedaan dari penelitian terdahulu, serta hal yang menyebabkan perbedaan.

Kesimpulan

Teknik penulisan artikel selanjutnya yaitu kesimpulan penelitian. Dalam bagian ini, Anda bisa membuat kesimpulan dari penelitian yang telah dilakukan. Saat menulis kesimpulan, usahakan menyampaikan informasi yang mudah dipahami pembaca. Dalam kesimpulan, Anda bisa menuliskan kelemahan dari penelitian. Selain itu, munculkan juga keunikan dan hal baru dari penelitian Anda dibandingkan penelitian yang telah ada sebelumnya.

Daftar Pustaka

Bagian terakhir yang harus ada dalam jurnal yaitu daftar pustaka di halaman terakhir. Dalam bagian daftar pustaka berisi tentang referensi yang digunakan selama penelitian. Semakin banyak referensi yang digunakan, maka semakin membuat pembaca tertarik. Saat menulis jurnal, usahakan mencari referensi global yang mendukung penelitian Anda.

Terdapat 7 teknik menulis jurnal yang harus Anda kuasai, mulai dari menulis abstrak hingga kesimpulan. Selain itu, dalam menulis jurnal, Anda juga harus mencantumkan referensi penelitian dengan menulisnya di bagian daftar pustaka. Jika telah memahami teknik penulisan di atas, Anda hanya perlu terus berlatih menulis agar menghasilkan jurnal ilmiah yang berkualitas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *