Panduan Menulis Buku Referensi Hasil Penelitian Skripsi, Tesis, Disertasi

Panduan Menulis Buku Referensi Hasil Penelitian Skripsi, Tesis, Disertasi

Banyak orang mengatakan bahwa menulis itu sulit, tetapi tidak bagi Anda yang memiliki keinginan untuk menerbitkan sebuah buku. Banyak cara bisa Anda lakukan, misalnya dengan mengubah hasil penelitian seperti Skripsi, Tesis, ataupun Disertasi menjadi sebuah buku referensi.

Hal ini sangat memungkinkan sekali, memang dari segi tatanan dan struktur isi Anda perlu merombak secara keseluruhan agar bisa menjadi buku referensi. Hasil penelitian ini akan menjadi bahan utama yang bisa Anda olah menjadi sebuah karya lain dan komersil. Sehingga hasil penelitian yang telah Anda lakukan memiliki kebermanfaatan dalam jangka panjang.

Lalu, bagaimana caranya supaya hasil penelitian tersebut bisa menjadi buku referensi? Nah, Anda berada dalam artikel yang tepat. Kami akan memberikan tips panduan menulis buku referensi  yakni untuk mengubah hasil penelitian menjadi buku referensi yang diminati banyak orang.

Etika Penulisan Buku

Sebelum masuk lebih dalam, ada beberapa etika penulisan buku yang harus benar-benar Anda perhatikan. Apa saja itu?

  1. Mencantumkan Sumber Rujukan

Sumber rujukan dalam penulisan karya ilmiah ataupun buku non-fiksi selalu ada sumber rujukan. Mencantumkan sumber rujukan tidak hanya untuk penuh-penuhan saja, melainkan Anda memang mengambil ilmu dari buku yang menjadi rujukan dan menuangkan pada karya Anda.

  1. Pengutipan Persis Tidak Melebihi 10%

Sekali lagi, dalam panduan menulis buku referensi karya ilmiah apapun tidak dibenarkan untuk melakukan pengutipan persis yang melebihi 10%. Hal ini akan dikenakan plagiasi apabila terindikasi persis hingga lebih dari 10%.

  1. Tidak Diiizinkan Menggunakan Sebutan Lain

Tidak diizinkan pula mengubah kata-kata asli dengan menggunakan sinonim, misalnya “kemudian” diubah menjadi “lalu” hanya untuk menghindari plagiasi. Jadi, Anda harus benar-benar menggunakan bahasa sendiri dalam mengungkapkannya.

Tips Menulis Buku Referensi

Buku Referensi memiliki dua bagian, yakni bagian luar dan bagian dalam. Bagian luar seperti sampul, punggung buku, dan cover belakang. Sedangkan untuk bagian dalam buku ada tiga sub bagian yaitu, preleminaries, bagian isi, dan postliminaries.

Selanjutnya, dalam panduan menulis buku referensi mengembangkan hasil penelitian menjadi sebuah karya lain perlu adanya kelayakan. Nah, beberapa komponen di bawah ini akan membantu Anda memberikan kelayakan pada karya Anda.

  1. Cakupan dan Akurasi Materi

Apabila Anda hendak mengubah hasil penelitian Anda menjadi salah satu buku ajar, pastinya cakupan dan akurasi materi ini penting untuk diperhatikan. Agar menjadi buku ajar yang tepat sasaran, harus memenuhi cakupan materi yang menjadi bahasan sehingga sesuai dengan kompetensi.

Kemudian, cakupan materi panduan menulis buku referensi bisa Anda imbangi dengan akurasi materi menggunakan hasil penelitian yang sudah Anda dapatkan.  Sehingga dalam penyajiannya pun terdapat data berdasarkan apa yang sudah Anda teliti.

  1. Kemutakhiran Gagasan

Selama membuat buku referensi, Anda pun perlu memperhatikan kemutakhiran ide, gagasan, ataupun tema. Di mana ini karya tersebut dapat mengikuti perkembangan ilmu dan menyikapi kondisi terkini. Kemutakhiran gagasan yang bersifat kekinian akan membuat buku referensi Anda menjadi lebih fresh.

Up to date dan valid pun penting untuk menjaga keseimbangan kemutakhiran gagasan. Tidak hanya kekinian, tetapi juga memiliki data-data yang valid membuat buku referensi Anda semakin menarik dan berbobot

  1. Menumbuhkan Dampak Bagi Pembaca

Masing-masing panduan menulis buku referensi diharapkan mampu menumbuhkan dampak bagi pembaca, sederhananya bagi yang belum tahu menjadi tahu. Berikut ini dampak yang biasanya ada dalam sebuah buku referensi terhadap pembaca:

  1. Karya yang Menumbuhkan Semangat

Selain memiliki kemutakhiran, karya yang baik akan mampu menumbuhkan semangat produkivitas pembaca. Buku referesi selain menjadi acuan pun ditujukan untuk menjadi media pengembangan potensi dan ketrampilan pembaca.

Misalnya dalam penyampaian ide dan gagasan disertai dengan etos bekerja yang baik. Karya yang memiliki hal tersebut di dalamnya bisa menjadi buku yang banyak digemari, karena tidak hanya ilmu yang ia dapatkan tetapi juga bisa memberikan semangat dalam diri pembaca.

a. Mendorong Motivasi

Seperti halnya bisa menumbuhkan semangat, buku referensi yang bagus akan menemukan pembacanya. Di mana ia akan merasa termotivasi dan ingin melakukan kebaikan setelah membaca buku tersebut.

Hal ini bisa Anda siasati dengan mencantumkan study kasus dalam buku referensi, sehingga pembaca akan termotivasi untuk memikirkannya dan menyelesaikannya. Pancingan-pancingan tersebut bisa merangsang pembaca untuk berpikir kritis.

b. Mampu Mengembangkan Life Skill Pembaca

Penulis yang baik tidak hanya menginginkan keuntungan pribadi saja, tetapi memperhatikan juga apa yang akan didapatkan oleh pembaca. Panduan menulis buku referensi satu ini bertujuan untuk mengembangkan skill pembaca biasanya banyak di minati.

c. Menumbuhkan Sikap Menghargai

Buku referensi yang bisa menyajikan sikap saling menghargai tentunya akan berdampak pada pembaca. Ia semakin bisa memahami bagaimana harusnya bertindak dalam negara yang kaya akan suku dan budaya. Biasanya sikap menghargai tertuang dalam buku ajar, dimana peserta didik mampu mempraktikkan apa yang ia baca.

  1. Teknik Penyajian

Terakhir ada teknik penyajian yang tidak kalah penting. Hampir seluruh jenis buku memiliki teknik penyajian ini dalam menyampaikan materi, mulai dari struktur pembahasaan, hingga secara menyeluruh.

Pastinya penyusun buku akan memertimbangkan materi runtutan materi yang akan disampaikan. Sehingga pembaca bisa mengikuti materi yang disampiakan mulai dari dasar hingga tingkat yang ditentukan dari per sub bab.

Demikian informasi mengenai panduan menulis buku referensi hasil penelitian skripsi, tesis, disertasi yang bisa kami sampaikan. Apabila Anda memiliki kesulitan untuk membuatnya sendiri, kami akan membantu Anda untuk menyusunnya menjadi sebuah buku referensi. Tentunya dengan mengikuti ketentuan-ketentuan yang berlaku. Sehingga buku referensi yang dihasilkan benar-benar berkualitas.

Layanan Jasa konversi Tesis/Disertasi/Hasil Penelitian menjadi Artikel jurnal Klik Disini

Jasa Review Jurnal/Critical Review Klik Disini

Jasa Menurunkan Persentase Turnitin Klik Disini

Layana Jasa Translate Jurnal Klik Disini

Layanan Jasa Proofreading Jurnal Klik Disini

Layanan JasaPembuatan Slide Presentasi Klik Disini

Jasa Penulisan Buku Ajar/Umum Klik Disini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *