Jurnal Pengaruh Perkembangan Revolusi Industri 4.0 Dalam Dunia Teknologi di Indonesia

Jurnal Pengaruh Perkembangan Revolusi Industri 4.0 Dalam Dunia Teknologi di Indonesia

Jurnal Pengaruh Perkembangan Revolusi Industri 4.0 Dalam Dunia Teknologi di Indonesia – Revolusi industri 4.0 merupakan istilah yang digunakan untuk menyebut suatu era di mana perubahan ekonomi mengarah ke otomatisasi dan pertukaran data terkini yang berarti mesin sudah memiliki kemampuan untuk saling berinteraksi dan penyampaian informasi bisa sampai dalam hitungan detik.

Layanan Jasa konversi Tesis/Disertasi/Hasil Penelitian menjadi Artikel jurnal Klik Disini

Layanan Jasa Translate Jurnal Klik Disini

Layanan Jasa Proofreading Jurnal Klik Disini

Layanan Jasa Cari Jurnal Klik Disini

Layanan Jasa Turunkan Turnitin Klik Disini

Istilah industri 4.0 sendiri pertama kali digunakan di Jerman pada tahun 2012. Pada waktu itu, pemerintah Jerman menggunakan istilah industire 4.0 untuk menamakan strategi pemanfaatan teknologi yang dapat memenuhi berbagai kebutuhan ekonomi.

Revolusi industri 4.0 telah mempengaruhi segala sektor kehidupan masyarakat, tetapi sektor yang paling banyak mendapat pengaruh dari revolusi 4.0 adalah dunia teknologi.

Hal ini dikarenakan dunia teknologi sangat berperan penting dalam menunjang kegiatan ekonomi. Sejak era industri 1.0 sampai era industri sekarang, teknologi sudah berkontribusi banyak dalam memperlancar seluruh kegiatan produksi.

Nah, dengan kemunculan revolusi industri 4.0, revolusi tersebut tentu membawa banyak perubahan. Untuk mengetahui segala perubahannya, pembahasan di bawah ini akan membahas penemuan teknologi apa saja yang ditimbulkan oleh revolusi industri 4.0 dan pengaruhnya terhadap seluruh sektor kehidupan masyarakat:

  1. Advanced robotic

Advanced robotic adalah sebuah penemuan dimana mesin atau robot dapat bekerja dengan sendirinya, mampu berinteraksi secara langsung dengan manusia, dan dapat melakukan berbagai fungsi atau perilaku sesuai dengan sensor data atau perintah yang diberikan.

Advanced robotic merupakan penemuan terbesar di era industri 4.0 karena advanced robotic ini dapat membantu manusia dalam mengerjakan berbagai kegiatan dengan mempersingkat waktu tunggu atau waktu layanan sehingga dapat memberikan hasil yang lebih efisien.

Contoh dari advanced robotic adalah robot pembersih lantai yang disebut Roomba. Robot ini memiliki ukuran yang kecil dan berbentuk seperti piring yang memiliki kemampuan untuk membersihkan kotoran di lantai seperti menyedot debu, sampah, dan sebagainya.

  1. Artificial Intelligence (AI)

Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan adalah sistem yang dimiliki suatu mesin berteknologi komputer yang memiliki kemampuan untuk melakukan pekerjaan yang biasanya dikerjakan oleh manusia atau meniru kemampuan manusia dalam melakukan sesuatu.

baca juga: Artikel Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia “Faktor yang Mempengaruhi Manajemen SDM”

Terdapat tiga tujuan dari penggunaan Artificial Intelligence, yakni:

  • Membuat mesin lebih pintar

Membuat mesin lebih pintar berarti membuat mesin itu lebih berguna selain menjalankan fungsi utamanya atau mengerjakan sesuatu dengan sendirinya seperti komputer yang dapat memainkan suatu permainan dengan sendirinya.

  • Mempermudah dan mempercepat proses pengerjaan

Human error merupakan suatu kelemahan yang dimiliki oleh setiap manusia. Nah, AI ini diciptakan untuk mengurangi terjadinya human error karena AI dapat mengerjakan sesuatu lebih teliti, lebih cepat, dan lebih lengkap melalui aturan algoritma yang ada di programnya.

  • Membantu pemecahan masalah

Mesin berteknologi Artificial Intelligence juga dapat membantu seseorang dalam memecahkan suatu masalah seperti bahan penelitian dan sebagainya.

Sadar atau tidak sadar, keberadaan AI sudah ada di mana, mulai dari bentuk yang paling sederhana sampai yang paling rumit.

Contohnya, ketika bermain game, anda akan menekan tombol, dari penekanan tombol itu akan membuat si karakter dalam game melakukan tindakan. Dalam bidang pertahanan, AI digunakan untuk mengidentifikasi suatu objek yang sepertinya mustahil jika diamati dengan mata telanjang.

  1. Internet of Things

Internet of Things atau IoT adalah suatu konsep di mana suatu mesin atau objek memiliki kemampuan untuk mengirim data secara instan melalui jaringan tanpa harus ada interaksi dari manusia ke komputer atau dari komputer ke manusia.

Penemuan Internet of Things tentu mempermudah manusia dalam mendapat data yang diperlukan sehingga Internet of Things sering digunakan oleh perusahaan atau organisasi untuk memenuhi kebutuhan tertentu seperti meningkatkan kinerja perusahaan, mengawasi kinerja manajemen, dan meningkatkan nilai guna output.

Keberadaan Internet of Things lebih mudah ditemukan daripada penemuan teknologi era industri 4.0 lainnya karena semua perlatan yang memiliki unsur “smart” seperti smartphone, smart trash can, smart car, dan smart lainnya merupakan produk dari Internet of Things.

  1. Virtual dan Augmented reality

Virtual reality adalah jenis teknologi komputer yang memiliki kemampuan untuk menciptakan suatu realitas rekaan atau simulasi secara virtual. Dengan kata lain, teknologi virtual reality bertujuan untuk memanipulasi penglihatan manusia seolah-olah mereka berada di tempat yang berbeda dari kenyataan.

Augmented reality adalah jenis teknologi yang dapat menghasilkan informasi dari kondisi lingkungan yang sesungguhnya, lalu menyajikan informasi tersebut secara digital.

Virtual reality sepertinya terdengar untuk tujuan menghibur, tetapi teknologi ini bisa digunakan untuk hal yang berguna seperti pendidikan, pelatihan, dan pengobatan. Sedangkan augmented reality lebih bertujuan untuk mempermudah perolehan informasi.

  1. Additive manufacturing

Additive manufacturing adalah suatu teknologi untuk memproduksi barang yang menggunakan metode penambahan material daripada membuangnya melalui penggunaan teknologi 3D printer.

Teknologi additve manufacturing ini bertujuan untuk membantu perusahaan atau organisasi dalam melakukan proses produksi, memperbanyak jumlah unit yang ingin diproduksi, memperbanyak desain, dan mempermudah proses transportasi produksi.

  1. Distributed manufacturing

Distributed manufacturing merupakan suatu konsep penempatan lokasi produksi barang yang sudah terintegrasi oleh suatu sistem sehingga bisa didekatkan dengan konsumen untuk melayani segala kebutuhan rill mereka.

Distributed manufacturing bertujuan untuk membantu perusahaan khususnya perusahaan kecil sampai menegah dalam mencapai economic of scale dan mengurangi jumlah beban.

baca juga: Jurnal Seputar Perkembangan Ekonomi Digital di Indonesia

Dapat dilihat kalau pengaruh dari perkembangan revolusi industri 4.0 dalam dunia teknologi tidak hanya terbatas untuk mengembangkan usaha atau meningkatkan keuntungan, pengaruhnya juga dapat mengoptimalkan setiap aktivitas mulai dari peningkatan modal, pelancaran proses produksi, dan melayani kebutuhan konsumen.

Layanan Jasa konversi Tesis/Disertasi/Hasil Penelitian menjadi Artikel jurnal Klik Disini

Layanan Jasa Translate Jurnal Klik Disini

Layanan Jasa Proofreading Jurnal Klik Disini

Layanan Jasa Cari Jurnal Klik Disini

Layanan Jasa Turunkan Turnitin Klik Disini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *