Artikel Jurnal Pendidikan : Peran Teknologi informasi Dan Komunikasi Dalam Dunia Pendidikan

Artikel Jurnal Pendidikan : Peran Teknologi informasi Dan Komunikasi Dalam Dunia Pendidikan

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang terjadi di era globalisasi telah perubahan besar terhadap kehidupan manusia. Hal ini dikarenakan teknologi informasi dan komunikasi memiliki kemampuan yang tidak pernah dimiliki oleh teknologi sebelumnya, yaitu kemampuan untuk menyampaikan informasi secara real time.

Hal ini tentu berdampak besar terhadap aktivitas manusia khususnya di dunia pendidikan. Dunia pendidikan belum pernah melihat perubahan besar sampai munculnya teknologi informasi dan komunikasi karena sistem lahirnya teknologi informasi dan komunikasi yang semakin canggih telah membuat dunia pendidikan menuju dari arah yang konvensional ke arah yang lebih terbuka.

Perubahan seperti ini tentu sudah menjadi sesuatu yang tidak bisa dihindari lagi. Oleh karena itu dunia pendidikan harus bisa mengikuti dan menyesuaikan perkembangan teknologi demi meningkatkan mutu pendidikan dan proses pembelajaran.

Dalam prakteknya, teknologi informasi dan komunikasi cenderung membawa perubahan pada dunia pendidikan di masa mendatang sebagai berikut:

  1. Berkembangnya sistem pelajaran yang lebih terbuka dengan metode belajar jarak jauh (distance learning) sebagai strategi utama.
  2. Sharing resource bersama antar lembaga pendidikan dalam sebuah jaringan perpustakaan dan instrumen pendidikan lainnya berubah menjadi sumber informasi daripada sebatas rak buku.
  3. Penggunaan teknologi informasi interaktif seperti CD-ROM multimedia yang diharapkan dapat menggantikan peran televisi dan video secara bertahap dalam membantu proses pendidikan.

Perubahan akan tuntutan ini tentu membuat dunia pendidikan untuk menghasilkan inovasi dan kreativitas dalam proses pembelajarannya. Sayangnya, masih sedikit sekali orang yang berbicara tentang proses belajar dan mengajar yang sesuai untuk abad ke-21.

Untuk itu, ulasan di bawah ini akan membahas peran teknologi informasi dan komunikasi dalam dunia pendidikan.

Berikut pembahasannya:

Peran teknologi informasi dan komunikasi dalam dunia pendidikan

  1. Pengertian sistem pendidkan jarak jauh

Sistem pendidikan jarak jauh adalah suatu metode belajar yang menggunakan media informasi dan komunikasi seperti tv, radio, dan internet untuk menyampaikan materi belajar sehingga peserta didik tidak perlu bertatap muka dengan guru atau pergi ke gedung sekolah.

Sistem pendidikan jarak jauh di era globalisasi berbeda dengan pendidikan konvensional karena jika pendidikan konvensional berorientasi pada pencapaian akademik, maka sistem pendidikan jarak jauh mengutamakan pola pikir “think outside the box”.

Pola pikir “think outside the box” berarti mendorong peserta didik untuk memikirkan solusi di luar apa yang pernah dipelajari. Contohnya, orang zaman dulu menganggap bahwa penyampaian informasi secara real time adalah sesuatu yang mustahil, akan tetapi setelah ditemukan internet, sekarang orang bisa mengirim data dari tempat yang jauh hanya dalam hitungan detik.

Dengan pola pikir ini, pendidikan di masa depan lebih mengutamakan kolaborasi dan interaksi daripada datang ke gedung sekolah demi mendapat nilai tinggi.

  1. Penerapan teknologi informasi dan komunikasi dalam dunia pendidikan

Kondisi geografis Indonesia yang terdiri atas ribuan pulau dan pisahkan oleh lautan tentu membuat penyampaian pendidikan sulit dilakukan. Untuk itu, penerapan teknologi dan informasi di Indonesia merupakan langkah yang tepat.

Penggunaan teknologi informasi dan komunikasi sebagai fasilitas utama untuk belajar menghantarkan banyak manfaat kepada perkembangan dunia pendidikan seperti:

  • Pendaftaran siswa baru secara instan.
  • Akses ke perpustakaan online.
  • Informasi pengajar dan materi pembelajaran.
  • Menyediakan layanan informasi akademik dan administrasi suatu lembaga pendidikan.
  • Menyediakan fasilitas pencari informasi atau data.
  • Meningkatkan budaya kolaborasi.
  • Menyediakan direktori alumni ke sekolah.
  • memberikan kesempatan untuk bekerja sama.
  • Menyediakan lebih banyak lowongan kerja.

Pada proses penerapan teknologi informasi dan komunikasi di dunia pendidikan, terdapat dua cara dapat digunakan, misalnya:

  • Virtual experiment

Semenjak pendidikan di masa depan lebih mengutamakan pola pikir think outside the box, maka penerapan teknologi informasi dan komunikasi di dalam kelas bertujuan untuk menampilkan suatu kegiatan eksperimen di depan kelas.

Virtual experiment merupakan suatu sistem yang diperlukan untuk membuat hal tersebut menjadi kenyataan. Virtual experiment ini dapat memindahkan kegiatan laboratorium ke layar komputer sehingga peserta didik bisa melakukan beberapa eksperimen dan menarik kesimpulan dari eksperimen yang telah dilakukan.

Virtual experiment ini juga bisa menjadi solusi yang tepat bagi sekolah yang tidak memiliki laboratorium untuk melakukan praktek.

  • Virtual class

Virtual class atau kelas virtual adalah kondisi kelas belajar di mana peserta didik menggunakan teknologi informasi dan komunikasi untuk menerima materi pendidikan, melakukan tugas, dan berinteraksi dengan pendidik sehingga tidak memerlukan mereka untuk datang ke gedung sekolah.

  1. Arah pengembangkan teknologi informasi

Dapat dilihat bahwa peran teknologi informasi dan pendidikan di dunia pendidikan zaman sekarang memang penting hingga menimbulkan berbagai perubahan arah. Kesimpulannya dapat dijabarkan sebagai berikut:

  • Dari pelatihan ke penampilan.
  • Dari gedung sekolah ke mana saja dan kapan saja.
  • Dari media cetak ke media digital.
  • Dari fasilitas fisik ke fasilitas jaringan kerja.
  • Dari waktu siklus ke waktu nyata atau real time.

Namun, penggunaan teknologi informasi dan komunikasi dalam dunia pendidikan memiliki kekurangannya sendiri, antara lain:

  • Peserta didik khususnya anak-anak lebih bergairah dengan internet itu sendiri daripada mempelajari materi yang disediakan.
  • Pembelajaran melalui media online dapat membuat peserta didiknya bersifat lebih individual dan berkurangnya kemampuan untuk bersosialisasi.
  • Internet belum bisa menjamin ketepatan informasi sehingga bisa berbahaya jika anak-anak tidak memiliki sikap kritis terhadap informasi yang diperoleh.
  • Penggunaan internet yang kurang proposional dapat mengurangi kemampuan manual siswa seperti menulis, menggambar, dan menghitung.
  • Sistem belajar yang dulunya fokus pada guru, sekarang fokus pada siswanya.
  • Layanan Jasa konversi Tesis/Disertasi/Hasil Penelitian menjadi Artikel jurnal Klik Disini

    Layanan Jasa Translate Jurnal Klik Disini

    Layanan Jasa Proofreading Jurnal Klik Disini

    Layanan Jasa Cari Jurnal Klik Disini

    Layanan Jasa Turunkan Turnitin Klik Disini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *