Tips Mencari Artikel Jurnal Untuk Kebutuhan Skripsi, Tesis, Disertasi

Tips Mencari Artikel Jurnal Untuk Kebutuhan Skripsi, Tesis, Disertasi

Dalam tulisan ini Kami ingin berbagi sedikit Tips Mencari Artikel Jurnal Untuk Kebutuhan Skripsi, Tesis, dan Disertasi.

Artikel ilmiah rekomended untuk dibaca, khususnya oleh para mahasiswa yang sedang mengerjakan proyek karya tulis, mengerjakan tugas akhir (skripsi, tesis, dan disertasi), mahasiswa doktoral yang sedang mengerjakan disertasi, hingga peneliti yang umumnya berada di perguruan tinggi.

Kendala umum yang dihadapi Mahasiswa dalam menulis karya ilmiah

Namun ada banyak kendala yang dihadapi mahasiswa dalam membuat karya Iilmiah. Salah satunya mahasiswa kesulitan dan tidak mampu menemukan cukup banyak lilteratur yang berkualitas dalam penelitian mereka.

Jadi disini kami akan berbagi artikel sesuai dengan judul di atas. Supaya anda bisa terbantu dalam mencari artikel ilmiah di jurnal internasional dengan kualitas baik serta dengan jumlah yang cukup banyak. Nah, bagaimana cara mencarinya?

Berikut adalah Tips Mencari Artikel Jurnal Untuk Kebutuhan Skripsi, Tesis, dan Disertasi.

  1. Google scholar

Pertama adalah tips paling dasar, tapi ternyata ada juga yang belum tahu. Google memiliki subdomain khusus untuk urusan pencarian artikel ilmiah yang bernama Google Scholar. Google Scholar dikhususkan dalam mengindeks artikel ilmiah di dunia, dari berbagai jurnal top dan jurnal abal – abal, proceeding conference, hingga buku – buku ada semua di sana. Google Scholar bisa diakses melalui scholar.google.com.

Apakah hanya google scholar satu – satunya tempat untuk mencari artikel ilmiah? Tentu saja tidak. Selain Google Scholar, ada Science Direct, Scopus, ProQuest, Web of Science dsb. Tetapi artikel ini dikhususkan hanya untuk Google Scholar, karena aksesnya free dan bisa dilakukan oleh semua orang, sementara indeks pencarian lain cenderung terbatas.

Google Scholar memang cara paling mudah, karena cukup dengan mengetikkan kata kunci akan keluar hasil yang cukup banyak.  Tapi bisa jadi artikel itu tidak sesuai yang Anda inginkan atau butuhkan bukan? Yup, silahkan simak kiat selanjutnya!

  1. Teknik pencarian google scholar

Setelah membuka Google Scholar, bagaimana cara yang tepat untuk mendapatkan artikel jurnal yang kita inginkan? Sebab biasanya saat mengetikkan keyword, kita hanya mendapatkan sedikit jurnal. Nah, berikut ini 3 tehnik dalam mencari artikel jurnal di Google Scholar:

  • Optimalkan Boolean Operator

Umumnya ketika kita ingin mencari artikel di jurnal internasional, kita akan langsung mengetikkan kata kunci yang sekiranya cocok.

Namun biasanya jika hanya cara itu yang dicoba, kita belum tentu mendapatkan semua artikel bagus tentang jurnal yang kita inginkan. Sehingga, ada trik lain yang bisa dicoba yakni dengan menggunakan “Boolean Logic”.

Namun intinya Boolean Logic ini adalah cara kita meminta keluaran Google Scholar dengan beberapa kata kunci sebagai penghubung sehingga  lebih spesifik. Boolean Logic yang umumnya dipakai  adalah AND, OR, dan NOT.

Misalnya kita ingin mencari artikel tentang jaringan transportasi maritim, maka Kamibisa mengetikkan keyword berikut ini sebagai input di Google Scholar:

Contoh 1 – Maritime AND transportation OR Shipping

Kata kunci tersebut akan mencarikan kita judul yang terkandung kata Maritime DAN transportation ATAU mengandung kata Shipping.

Contoh 2 – “Maritime Transportation” AND “Graph Theory”

Kata kunci tersebut akan mencarikan frasa “Maritime Transportation” dan juga “Graph Theory”. Kata kunci ini umumnya Kamigunakan untuk mencari apa saja artikel di bidang Maritime Transportation yang mengaplikasikan Graph Theory. Perhatikan penggunaan tanda petik (“”). Tanda petik itu bisa digunakan untuk membatasi frasa artikel yang ingin dicari di Google Scholar.

Contoh 3. (Maritime OR Sea) AND Transportation

Kata kunci tersebut akan mencarikan artikel dengan judul yang mengandung kata Maritime DAN Transportation ATAU Sea DAN Transportation (tidak harus dalam bentuk frasa).

Nah, Selamat mencoba ya!  kemungkinan besar akan ada banyak alternatif artikel yang sebelumnya tidak muncul, sekarang malah keluar, jika anda mencoba kiat di atas.

  • Snowballing (Bola Salju)

Teknik ini sudah dikenal sebagai salah satu cara efektif untuk mencari literatur. Teknik Snowballing ini sederhana. Cara kerjanya yaitu jika kita menemukan sebuah artikel, maka cek artikel apa saja yang ‘mengutip’ dan ‘dikutip’ oleh artikel jurnal tersebut. Teknik ini bisa menuntun Anda secara otomatis ke artikel relevan lainnya.

Google Scholar dapat dengan mudah mengecek artikel apa saja yang “mengutip” artikel yang kita temui. Informasi tentang apa saja artikel yang mengutip bisa ditemukan di setiap entri artikel. Misalnya jika sebuah artikel sudah dirujuk sebanyak 9 kali di artikel lain. Kita bisa klik di bagian “dirujuk 9 kali” tersebut, dan menemukan artikel lainnya yang umumnya relevan dengan studi  artikel tersebut.

Pada umumnya artikel yang merujuk memiliki kemiripan tema dengan penelitian yang kita lakukan, maka kita dapat mempertimbangkan artikel tersebut untuk ditambahkan ke dalam referensi kita. Teknik snowballing ini dinamakan teknik forward, di mana kita mencari referensi “setelah” sebuah artikel dipublikasi.

Teknik snowballing lain yang bisa digunakan adalah teknik backward, di mana kita mencari artikel yang relevan “sebelum” sebuah artikel dipublikasi. Kalian bisa melihat daftar pustaka untuk mempermuda pencarian  sebuah artikel ilmiah.  Tentu kita harus membaca artikelnya terlebih dahulu, lalu lihat daftar pustaka (references) nya. Cara lainnya, Anda juga bisa melihat di website jurnal tersebut.

  • Duplicate Keyword Technique

Setelah memiliki banyak artikel sebagai bahan bacaan awal. bila Anda masih ingin mencari lebih banyak artikel lagi, Anda bisa menggunakan teknik duplikasi keyword. Teknik duplikasi keyword ini juga sederhana. Jika keyword di artikel ilmiah sudah Anda temukan, lalu gunakan keyword yang ada di artikel tersebut sebagai input di Google Scholar.

  1. Profil ResearchGate

Mencari profil ResearchGate (RG), yakni semacam LinkedIn atau Facebook nya para peneliti – dari penulis artikel tersebut. Umumnya para penulis ini sudah meng upload artikel mereka di RG jika publikasinya sudah berumur lebih dari 6 bulan – 1 tahun.

Anda juga bisa mengontak langsung penulisnya lho. Kirim mereka email, minta artikel mereka dan bilang bahwa kita memiliki minat/bidang penelitian yang sama dengan sang penulis. Mereka dengan senang hati akan memberikan balasan dan mengirimkan artikel tersebut kepada Anda.

Nah, demikianlah sedikit tips dan trik untuk mencari artikel ilmiah di Google Scholar. Semoga bermanfaat

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *