Cara Menulis Bab 5 Kesimpulan Skripsi Ilmu Komunikasi yang Benar
Pendahuluan
Menyusun bagian akhir dari sebuah karya ilmiah sering kali menjadi tantangan tersendiri bagi banyak mahasiswa tingkat akhir. Setelah berbulan-bulan bergelut dengan pengumpulan data, wawancara mendalam, atau penyebaran kuesioner, Anda akhirnya sampai pada tahap akhir yaitu menyusun bab penutup. Memahami cara menulis bab 5 kesimpulan skripsi ilmu komunikasi dengan benar sangat krusial, karena bab ini bukan sekadar formalitas pelengkap halaman. Bab ini merepresentasikan keberhasilan Anda dalam menjawab fenomena komunikasi yang diteliti, sekaligus membuktikan pemahaman akademis Anda di hadapan para dosen penguji saat sidang pendadaran nanti.
Banyak mahasiswa melakukan kesalahan dengan hanya menyalin kembali apa yang sudah ditulis pada bab pembahasan hasil analisis (Bab 4). Padahal, kesimpulan yang baik harus mampu menyajikan sintesis tingkat tinggi yang mempertemukan antara realitas lapangan, teori komunikasi yang digunakan, dan rumusan masalah semula. Untuk menyusun bab penutup yang kokoh, Anda perlu merujuk pada standar publikasi ilmiah nasional seperti portal SINTA Kemendikbud yang selalu menekankan pentingnya koherensi antara temuan penelitian dengan kesimpulan yang ditarik secara logis.
Apa Saja Fungsi Utama Bab 5 Kesimpulan Skripsi?
Fungsi utama bab 5 kesimpulan skripsi adalah memberikan jawaban final yang ringkas dan padat atas rumusan masalah penelitian yang diajukan di awal bab pendahuluan. Selain itu, bab ini berfungsi sebagai ruang untuk menyampaikan kontribusi keilmuan Anda terhadap studi ilmu komunikasi yang relevan, baik secara teoretis maupun praktis. Melalui bab ini, pembaca dapat langsung memahami esensi dan nilai guna dari keseluruhan proses riset yang telah Anda lakukan.
Dalam studi ilmu komunikasi yang dinamis—mulai dari kajian media, komunikasi massa, hubungan masyarakat (public relations), hingga komunikasi digital—kesimpulan memegang peranan penting untuk memperjelas posisi penelitian Anda. Bab penutup ini setidaknya harus memiliki tiga elemen utama:
- Jawaban atas Pertanyaan Penelitian: Menegaskan kembali apa yang berhasil dipecahkan dari rumusan masalah penelitian komunikasi Anda.
- Sintesis Teoretis: Menunjukkan apakah teori komunikasi yang Anda gunakan (seperti Agenda Setting, Framing, atau Uses and Gratifications) masih relevan dengan realitas kontemporer yang Anda temukan di lapangan.
- Implikasi Praktis: Memberikan pandangan tentang bagaimana hasil riset komunikasi ini dapat diaplikasikan dalam industri media, kebijakan lembaga, atau interaksi sosial di masyarakat.
Bagaimana Cara Menulis Bab 5 Kesimpulan Skripsi Ilmu Komunikasi yang Sistematis?
Cara menulis bab 5 kesimpulan skripsi ilmu komunikasi yang sistematis adalah dengan menyusun narasi yang runtut mulai dari rekapitulasi temuan utama, penarikan kesimpulan berdasarkan rumusan masalah, hingga perumusan saran yang solutif. Penulisan ini tidak boleh melompat-lompat atau memasukkan pembahasan baru yang sama sekali tidak disinggung pada bab analisis data sebelumnya. Semua informasi dalam kesimpulan harus memiliki benang merah yang kuat dengan bagian-bagian pendahulu dalam naskah skripsi Anda.
Untuk memudahkan Anda dalam menyusun struktur penulisan yang rapi, berikut adalah langkah-langkah praktis yang dapat Anda terapkan secara berurutan:
Langkah-Langkah Menyusun Kesimpulan
- Tinjau Kembali Pertanyaan Penelitian: Mulailah dengan membaca ulang rumusan masalah di Bab 1 untuk memastikan tidak ada satu pun pertanyaan penelitian yang terlewat dalam kesimpulan Anda.
- Gunakan Teknik Paragraf Deduktif: Sajikan kesimpulan umum terlebih dahulu mengenai fenomena komunikasi yang diteliti, baru kemudian diikuti oleh penjelasan-penjelasan spesifik dari setiap sub-variabel atau kategori riset.
- Sajikan Sintesis, Bukan Ringkasan Bab 4: Jangan menyalin ulang tabel angka statistik atau kutipan transkrip wawancara informan secara mentah-mentah; ubahlah data-data tersebut menjadi kalimat kesimpulan konseptual yang padat makna.
- Sebutkan Keterbatasan Penelitian Secara Jujur: Akui kendala teknis atau teoritis yang dihadapi selama penelitian lapangan, seperti keterbatasan waktu, jumlah sampel, atau akses terhadap informan kunci.
- Tulis Saran Berdasarkan Temuan Riil: Formulasikan rekomendasi praktis dan akademis yang spesifik, logis, dan dapat ditindaklanjuti secara nyata berdasarkan hasil riset yang telah didapatkan.
Apa Perbedaan Kesimpulan Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif dalam Ilmu Komunikasi?
Perbedaan utama terletak pada fokus penyajian data; kesimpulan kualitatif menyajikan interpretasi makna, dinamika sosial, serta kedalaman narasi komunikasi, sedangkan kesimpulan kuantitatif berfokus pada hasil pengujian hipotesis, nilai signifikansi statistik, dan generalisasi hubungan antarvariabel. Dalam rumpun ilmu komunikasi, kedua pendekatan ini menghasilkan struktur penulisan kesimpulan yang sangat berbeda namun sama-sama bernilai ilmiah tinggi.
Jika skripsi ilmu komunikasi Anda menggunakan metode kuantitatif (misalnya pengaruh terpaan media sosial terhadap perilaku konsumtif remaja), kesimpulan Anda harus secara lugas menyatakan apakah hipotesis nol (H0) ditolak atau diterima. Anda juga harus menjelaskan seberapa besar persentase pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen berdasarkan hasil analisis statistik deskriptif maupun inferensial.
Sebaliknya, jika penelitian Anda menggunakan metode kualitatif (seperti analisis resepsi khalayak terhadap isu politik di televisi atau studi fenomenologi pola komunikasi keluarga broken home), kesimpulan Anda akan berbentuk narasi deskriptif-analitis yang mendalam. Kesimpulan kualitatif bertugas merajut konsep-konsep abstrak dari hasil wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi menjadi sebuah kesimpulan holistik mengenai bagaimana makna diproduksi dan dipertukarkan dalam interaksi sosial tersebut.
Apa Saja Kesalahan yang Harus Dihindari Saat Menulis Bab Kesimpulan?
Beberapa kesalahan fatal yang harus dihindari meliputi penulisan data statistik mentah baru, penyantuman rujukan atau teori baru yang belum pernah dibahas sebelumnya, serta penulisan kesimpulan yang terlalu subjektif tanpa landasan data empiris. Selain itu, menulis kesimpulan yang terlalu panjang dan bertele-tele juga akan mengaburkan poin-poin penting yang seharusnya menjadi jawaban dari pertanyaan penelitian Anda.
Sering kali, mahasiswa tingkat akhir merasa perlu menunjukkan keluasan wawasan dengan menyelipkan kutipan ahli baru di Bab 5. Ini adalah kesalahan besar dalam kaidah penulisan karya ilmiah. Bab kesimpulan adalah murni panggung bagi pemikiran kritis Anda sendiri untuk merefleksikan hasil penelitian yang telah selesai dikerjakan. Pastikan Anda menulis dengan gaya bahasa akademis yang objektif, netral, dan lugas. Hindari pula membuat klaim generalisasi yang berlebihan di luar batas cakupan populasi atau batasan masalah penelitian yang sudah ditentukan di awal.
Tips Praktis Menyusun Saran Penelitian yang Relevan
Bagian kedua dari Bab 5 biasanya adalah Saran (Recommendations). Menulis saran tidak boleh dilakukan secara asal-asalan seperti hanya menulis agar perpustakaan menambah koleksi buku komunikasi. Saran yang berkualitas harus dibagi menjadi dua kategori yang jelas:
- Saran Akademis (Teoretis): Ditujukan kepada peneliti selanjutnya yang tertarik mengkaji topik komunikasi serupa. Misalnya, menyarankan penggunaan metode riset yang berbeda (seperti beralih dari kuantitatif ke kualitatif), memperluas cakupan populasi, atau menerapkan teori komunikasi kontemporer yang belum sempat Anda gunakan.
- Saran Praktis (Aplikatif): Ditujukan langsung kepada praktisi atau instansi terkait yang menjadi objek penelitian Anda. Contohnya, memberikan rekomendasi strategi public relations yang baru bagi instansi pemerintah berdasarkan temuan riset, atau memberikan masukan bagi industri kreatif dalam merumuskan konten media digital yang lebih ramah anak.
Kesimpulan dan Langkah Selanjutnya
Menulis Bab 5 kesimpulan skripsi ilmu komunikasi membutuhkan ketelitian, ketajaman berpikir analitis, dan kemampuan mensintesis data yang kuat. Melalui pendekatan penulisan yang sistematis, pemahaman terhadap karakteristik metode riset yang digunakan, serta kepatuhan pada kaidah penulisan ilmiah, Anda dapat menghasilkan bab penutup yang meyakinkan para penguji sidang akademik Anda.
Langkah selanjutnya setelah menyelesaikan draf Bab 5 adalah melakukan penyuntingan menyeluruh secara mandiri (self-editing). Periksa kembali keselarasan antara judul skripsi, rumusan masalah di Bab 1, pembahasan di Bab 4, dan kesimpulan di Bab 5. Jika semuanya telah tersambung secara logis, naskah skripsi ilmu komunikasi Anda telah siap untuk diajukan ke dosen pembimbing menuju tahap ujian akhir.
Pertanyaan Umum
Apakah boleh memasukkan rujukan atau kutipan pustaka baru di Bab 5?
Tidak diperbolehkan. Bab 5 murni berisi kesimpulan dari analisis data yang sudah dibahas pada bab sebelumnya, sehingga tidak boleh ada teori, kutipan ahli, atau referensi baru yang mendadak muncul di bagian ini.
Berapa halaman ideal untuk Bab 5 kesimpulan skripsi ilmu komunikasi?
Panjang ideal Bab 5 umumnya berkisar antara 2 hingga 4 halaman saja. Fokus utama bab ini adalah kepadatan informasi dan ketajaman dalam menjawab rumusan masalah, bukan kuantitas halaman.
Apa perbedaan mendasar antara bagian kesimpulan dengan abstrak?
Kesimpulan berfokus pada jawaban mendalam atas rumusan masalah dan implikasi riset, sedangkan abstrak merupakan miniatur utuh seluruh skripsi yang mencakup latar belakang, metodologi, hasil, hingga kesimpulan secara sangat ringkas.
Bagaimana jika hasil penelitian saya tidak sesuai dengan teori komunikasi yang digunakan?
Anda tetap harus menuliskannya secara jujur dalam kesimpulan, lalu jelaskan faktor kontekstual atau perkembangan zaman yang menyebabkan teori tersebut tidak relevan dengan temuan lapangan Anda. Butuh bantuan langsung dari tim ahli? Hubungi Tim JagoJurnal via WhatsApp di 0856-4369-5389 untuk konsultasi gratis.
Jangan biarkan revisi kecil menahan kelulusanmu
Tim JagoJurnal siap bantu bagian teknis yang paling sering bikin proses jadi lambat — bukan menulis ulang karyamu, tapi membantu kamu menyempurnakannya sendiri.
Konsultasi awal tanpa biaya. Respons cepat pada jam kerja.


Tinggalkan Balasan