Cara Membuat Kesimpulan Makalah

Menulis Ilmiah Oleh admin · Oktober 27, 2026

Panduan cara membuat kesimpulan makalah secara tepat membutuhkan pemahaman mendalam terhadap seluruh isi pembahasan karya tulis ilmiah Anda. Kesimpulan merupakan bagian penutup yang merangkum jawaban atas rumusan masalah, menegaskan temuan utama, serta memberikan rekomendasi penelitian tanpa menghadirkan data baru.

Poin Penting:

  • Kesimpulan wajib menjawab seluruh rumusan masalah penelitian secara ringkas dan eksplisit.
  • Dilarang keras memasukkan data, kutipan, atau teori baru yang belum pernah dibahas.
  • Struktur kesimpulan yang ideal mencakup jawaban masalah, implikasi temuan, dan saran.
  • Gunakan bahasa yang tegas serta kalimat aktif untuk memperkuat argumen akademik Anda.

Apa Itu Kesimpulan Makalah dan Mengapa Bagian Ini Penting?

Kesimpulan makalah adalah bagian akhir naskah akademik yang menyajikan inti sari dari seluruh hasil penelitian atau pembahasan secara padat. Bagian ini sangat penting karena membantu pembaca memahami pesan utama serta kontribusi tulisan tanpa perlu membaca ulang seluruh bab.

Banyak pembaca akademik, termasuk penguji dan peneliti lain, langsung melihat bagian penutup untuk menilai keberhasilan sebuah karya tulis. Oleh karena itu, penyusunan kesimpulan yang jernih akan meningkatkan kualitas akademis naskah Anda di platform seperti SINTA Kemendikbud.

Selain merangkum, bagian penutup ini berfungsi sebagai jembatan yang menghubungkan teori dengan hasil lapangan. Singkatnya, penulisan bagian penutup yang kuat mempertegas bahwa penelitian Anda telah selaras dengan tujuan awal yang dirumuskan.

Bagaimana Cara Membuat Kesimpulan Makalah yang Baik dan Benar?

💬 Butuh bantuan langsung? Chat tim JagoJurnal via WhatsApp

Cara membuat kesimpulan makalah yang benar dilakukan dengan membaca ulang pembahasan, menjawab rumusan masalah secara langsung, merangkum temuan kunci, serta menyusun rekomendasi. Seluruh proses ini harus ditulis menggunakan kalimat padat, logis, dan komunikatif.

Untuk menghasilkan penutup naskah yang terstruktur rapi, Anda dapat mengikuti langkah-langkah praktis di bawah ini:

  1. Membaca Ulang Rumusan Masalah dan Tujuan: Langkah pertama adalah memastikan bahwa Anda mengingat kembali fokus utama penelitian agar penulisan tetap relevan.
  2. Menuliskan Jawaban Ringkas Atas Pertanyaan Penelitian: Selanjutnya, jawablah setiap poin pertanyaan penelitian secara eksplisit berdasarkan data pembahasan.
  3. Menyoroti Temuan Utama dan Implikasi: Terlebih lagi, jelaskan makna penting atau dampak dari temuan tersebut bagi perkembangan ilmu pengetahuan.
  4. Menyusun Saran atau Rekomendasi Operasional: Terakhir, berikan masukan nyata yang ditujukan kepada peneliti selanjutnya atau pihak praktisi terkait.

Dengan mengikuti alur di atas, Anda terhindar dari penyusunan paragraf yang berbelit-belit. Alhasil, argumentasi karya tulis Anda dapat tersampaikan dengan cermat.

Apa Saja Unsur Utama yang Harus Ada dalam Kesimpulan Makalah?

Unsur utama dalam kesimpulan makalah meliputi jawaban langsung atas rumusan masalah, inti temuan penelitian, implikasi teoritis atau praktis, serta rekomendasi untuk studi mendatang. Setiap unsur disusun berurutan agar membentuk paragraf yang logis.

Pertama-tama, Anda wajib memuat penafsiran atas data yang telah diolah. Jangan sekadar mengulang angka statistik, melainkan jelaskan arti dibalik angka tersebut secara naratif.

Kedua, masukkan implikasi dari hasil kajian Anda. Sebagai contoh, jika kajian Anda menemukan metode belajar baru, jelaskan bagaimana metode tersebut bermanfaat bagi guru di sekolah.

Ketiga, sertakan keterbatasan studi secara jujur dan berikan saran perbaikan. Hal ini menunjukkan profesionalisme akademis yang tinggi dalam dunia riset ilmiah.

Perbandingan Kesimpulan Makalah yang Efektif dan Kurang Efektif

Memahami perbedaan antara kesimpulan yang kuat dan lemah sangat membantu dalam merevisi draft naskah Anda. Berikut adalah tabel perbandingan karakteristik penulisan kesimpulan:

Parameter PenilaianKesimpulan EfektifKesimpulan Kurang Efektif
Kesesuaian MasalahMenjawab semua rumusan masalah secara langsung.Hanya mengulang latar belakang tanpa menjawab masalah.
Kehadiran Data BaruTidak menyertakan statistik atau kutipan baru.Memasukkan grafik dan rujukan baru yang asing.
Gaya BahasaMenggunakan kalimat aktif dan lugas.Terlalu banyak kalimat pasif dan bertele-tele.
Panjang KalimatSingkat, padat, berfokus pada poin inti.Sangat panjang dan menyalin ulang isi paragraf abstrak.

Dengan memperhatikan tabel di atas, Anda bisa mengevaluasi kualitas draf akhir tulisan sebelum diserahkan kepada dosen pembimbing atau editor jurnal.

Contoh Kasus Konkret Penulisan Kesimpulan Makalah Akademik

Sebagai gambaran nyata, mari kita tinjau contoh kasus mahasiswa bernama Rian yang meneliti efektivitas media digital dalam pembelajaran matematika tingkat sekolah dasar.

Pada rumusan masalah, Rian menanyakan: ‘Seberapa efektif penggunaan aplikasi permainan interaktif terhadap peningkatan nilai siswa?’ Pada bab pembahasan, data menunjukkan kenaikan nilai rata-rata siswa sebesar 25 persen.

Maka, bentuk penyusunan kalimat yang tepat pada bagian penutup adalah: ‘Penggunaan aplikasi permainan interaktif terbukti efektif meningkatkan hasil belajar matematika siswa sekolah dasar sebesar 25 persen. Oleh karena itu, guru disarankan mengintegrasikan media digital ini dalam kegiatan pembelajaran harian.’

Di sisi lain, Rian tidak boleh menulis: ‘Menurut Sujipto (2020), media interaktif sangat bagus dan penelitian ini membuktikannya.’ Menambahkan kutipan baru seperti itu akan merusak kaidah penulisan penutup naskah ilmiah.

Kesalahan Umum Saat Menyusun Kesimpulan Makalah dan Cara Menghindarinya

Salah satu kesalahan paling sering terjadi adalah menyalin kata demi kata dari bagian abstrak atau pendahuluan. Akibatnya, tulisan terasa monoton dan tidak memberikan nilai tambah bagi pembaca naskah Anda.

Kesalahan berikutnya adalah menuliskan kesimpulan yang terlalu umum dan tidak spesifik pada temuan riset. Sebagai contoh, merumuskan kalimat seperti ‘Penelitian ini sangat bermanfaat bagi semua orang’ terlalu samar untuk naskah akademik.

Selain itu, perhatikan pula masalah plagiarisme dan kesamaan struktur kalimat. Sebelum mengunggah naskah ke portal kampus atau repositori Garuda Kemendikbud, pastikan Anda telah melakukan pengecekan orisinalitas naskah menggunakan perangkat seperti Turnitin.

Checklist Praktis Sebelum Mengumpulkan Makalah Anda

Sebelum menyelesaikan penulisan, luangkan waktu sejenak untuk memeriksa draf naskah Anda dengan checklist ringkas berikut ini:

  • Apakah seluruh pertanyaan pada rumusan masalah sudah terjawab?
  • Apakah Anda sudah menghapus seluruh kutipan daftar pustaka di bagian penutup?
  • Apakah paragraf disusun dengan alur yang runtut serta variasi kalimat yang baik?
  • Apakah panjang kesimpulan sudah proporsional (biasanya 5–10% dari total panjang makalah)?

Jika semua poin di atas sudah terpenuhi, maka naskah Anda siap untuk melangkah ke tahap pemeriksaan akhir atau pengujian.

Pertanyaan Umum

Berapa panjang ideal untuk kesimpulan makalah?

Panjang ideal kesimpulan makalah umumnya berkisar antara 1 hingga 3 paragraf, atau sekitar 5 sampai 10 persen dari total keseluruhan panjang makalah Anda.

Bolehkah memasukkan kutipan baru di bagian kesimpulan?

Tidak boleh. Bagian kesimpulan hanya berisi sintesis dari hasil pembahasan Anda sendiri dan tidak boleh memuat kutipan, teori, atau referensi baru.

Apa perbedaan utama antara kesimpulan dan abstrak?

Abstrak merangkum seluruh struktur naskah termasuk metode dan latar belakang, sedangkan kesimpulan berfokus pada jawaban rumusan masalah, implikasi, dan rekomendasi hasil temuan.

Bagaimana cara memastikan kesimpulan sudah menjawab rumusan masalah?

Sandingkan setiap poin rumusan masalah dengan paragraf kesimpulan Anda secara sejajar untuk memastikan tidak ada pertanyaan penelitian yang terlewat. Butuh bantuan langsung dari tim ahli? Hubungi Tim JagoJurnal via WhatsApp di 0856-4369-5389 untuk konsultasi gratis.

admin, garuda
Kontributor · Riset Akademik & Publikasi Ilmiah

Tim Redaksi JagoJurnal menyusun panduan akademik berdasarkan riset kata kunci dan kebutuhan nyata pembaca seputar skripsi, tesis, dan publikasi jurnal ilmiah.

Butuh bantuan lebih lanjut?

Jangan biarkan revisi kecil menahan kelulusanmu

Tim JagoJurnal siap bantu bagian teknis yang paling sering bikin proses jadi lambat — bukan menulis ulang karyamu, tapi membantu kamu menyempurnakannya sendiri.

01Proofreading jurnal & makalah
02Bantuan editing & formatting skripsi & tesis
03Olah data & statistik (SPSS, Eviews, dll)
04Bantuan editing & formatting jurnal & makalah
Konsultasi gratis via WhatsApp

Konsultasi awal tanpa biaya. Respons cepat pada jam kerja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *