Daftar Jurnal Sinta 2 Ilmu Komunikasi Resmi Terakreditasi Ristek/Kemendikbud

SINTA Jurnal Oleh admin · Juli 9, 2026

Dalam dunia akademik, publikasi ilmiah merupakan salah satu pilar utama untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan peningkatan jenjang karir dosen. Bagi para akademisi di bidang ilmu komunikasi, menemukan wadah publikasi yang tepat adalah krusial. Salah satu target publikasi yang sangat diincar adalah jurnal Sinta 2 Ilmu Komunikasi terakreditasi Kemendikbud. Kategori Sinta 2 menunjukkan reputasi jurnal yang sangat baik di tingkat nasional, menjadikannya pilihan strategis bagi dosen yang ingin memenuhi angka kredit dan menyebarkan hasil penelitian berkualitas.

Artikel ini akan mengupas tuntas mengapa jurnal Sinta 2 sangat penting, bagaimana cara mengidentifikasinya, serta memberikan panduan praktis untuk para peneliti ilmu komunikasi dalam menemukan dan menembus jurnal-jurnal bereputasi tersebut. Memahami ekosistem SINTA dan kriteria akreditasi Ristek/Kemendikbud menjadi kunci sukses dalam perjalanan publikasi ilmiah Anda.

Mengapa Akreditasi Sinta 2 Penting bagi Dosen Ilmu Komunikasi?

SINTA (Science and Technology Index) adalah portal yang dikelola oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Republik Indonesia. SINTA bertujuan untuk mengindeks dan mengukur kinerja peneliti, institusi, dan jurnal di Indonesia. Akreditasi jurnal dalam SINTA dibagi menjadi enam kategori, dari Sinta 1 (tertinggi) hingga Sinta 6 (terendah). Jurnal dengan akreditasi Sinta 2 dianggap memiliki kualitas dan reputasi yang sangat tinggi di kancah nasional.

Bagi dosen ilmu komunikasi, publikasi pada jurnal Sinta 2 memiliki beberapa keuntungan signifikan:

  1. Peningkatan Angka Kredit (Kum): Publikasi di jurnal Sinta 2 memberikan poin angka kredit yang tinggi, sangat vital untuk proses kenaikan pangkat dan jabatan fungsional dosen, seperti Lektor Kepala atau Guru Besar. Ini adalah persyaratan mutlak yang harus dipenuhi oleh para dosen.
  2. Pengakuan Reputasi Ilmiah: Menembus jurnal Sinta 2 menunjukkan bahwa penelitian Anda telah melalui proses peninjauan sejawat (peer-review) yang ketat dan diakui kualitasnya oleh para pakar di bidang ilmu komunikasi. Ini secara langsung meningkatkan reputasi ilmiah individu dosen dan institusi tempatnya bernaung.
  3. Visibilitas Penelitian yang Lebih Luas: Jurnal Sinta 2 umumnya memiliki jangkauan pembaca yang lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional. Ini berarti penelitian Anda akan lebih banyak diakses, disitasi, dan memberikan dampak yang lebih besar terhadap perkembangan ilmu komunikasi.
  4. Peluang Hibah Penelitian: Publikasi di jurnal bereputasi seringkali menjadi salah satu indikator penting dalam penilaian proposal hibah penelitian. Dosen dengan rekam jejak publikasi Sinta 2 akan memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan pendanaan penelitian.
  5. Kontribusi terhadap Perkembangan Ilmu: Dengan publikasi di jurnal berkualitas, dosen secara aktif berkontribusi pada akumulasi pengetahuan di bidang ilmu komunikasi, memperkaya khazanah keilmuan, dan mendorong inovasi.

Pentingnya akreditasi ini tidak hanya berlaku untuk dosen, tetapi juga menjadi tolok ukur bagi mahasiswa pascasarjana (S2 dan S3) yang seringkali diwajibkan untuk mempublikasikan hasil penelitiannya di jurnal terakreditasi sebagai syarat kelulusan.

Memahami Kriteria Jurnal Sinta 2 Ilmu Komunikasi

💬 Butuh bantuan langsung? Chat tim JagoJurnal via WhatsApp

Sebuah jurnal dapat mencapai akreditasi Sinta 2 setelah melalui penilaian komprehensif oleh tim asesor Kemendikbudristek. Kriteria penilaian meliputi berbagai aspek, antara lain:

  • Manajemen Jurnal: Kualitas manajemen editorial, termasuk kecepatan proses review, transparansi, dan efisiensi pengelolaan.
  • Kualitas Substansi Artikel: Orisinalitas, relevansi, metodologi yang kuat, analisis yang mendalam, dan kontribusi terhadap ilmu pengetahuan.
  • Etika Publikasi: Penerapan standar etika yang tinggi, termasuk pencegahan plagiarisme dan konflik kepentingan.
  • Peer Review Process: Proses peninjauan sejawat yang objektif, buta (blind review), dan berkualitas oleh para pakar di bidangnya.
  • Keberkalaan Publikasi: Konsistensi dalam jadwal penerbitan (misalnya, empat kali setahun, dua kali setahun, dll.).
  • Dewan Editor dan Mitra Bestari (Reviewer): Keanggotaan dewan editor dan mitra bestari yang bereputasi, berasal dari berbagai institusi, dan memiliki kepakaran relevan.
  • Sitasi dan Indeksasi: Tingkat sitasi artikel-artikel yang diterbitkan dan indeksasi jurnal di basis data internasional seperti DOAJ, Google Scholar, atau bahkan Scopus (meskipun Scopus bukan syarat mutlak untuk Sinta 2, keberadaannya sangat membantu).
  • Aksesibilitas dan Keterbukaan: Jurnal harus mudah diakses secara daring (open access) untuk memastikan penyebaran ilmu yang luas.
  • Fokus dan Ruang Lingkup: Jurnal memiliki fokus dan ruang lingkup yang jelas, konsisten, dan relevan dengan bidang ilmu komunikasi.

Untuk jurnal ilmu komunikasi, fokus pada topik-topik seperti komunikasi massa, komunikasi antarbudaya, komunikasi politik, komunikasi organisasi, media baru, public relations, jurnalisme, hingga kajian film dan televisi sangatlah relevan. Metodologi penelitian yang inovatif, baik kuantitatif maupun kualitatif, serta pendekatan interdisipliner sangat dihargai.

Panduan Mencari dan Mengidentifikasi Jurnal Sinta 2 Ilmu Komunikasi Terakreditasi Kemendikbud

Mencari jurnal yang tepat bisa menjadi tantangan, tetapi dengan SINTA, proses ini jauh lebih mudah. Berikut adalah langkah-langkah untuk mengidentifikasi jurnal Sinta 2 Ilmu Komunikasi terakreditasi Kemendikbud:

  1. Akses Portal SINTA: Kunjungi portal resmi SINTA melalui tautan https://sinta.kemdikbud.go.id/. Ini adalah sumber informasi paling akurat dan terkini mengenai akreditasi jurnal di Indonesia.
  2. Pilih Menu ‘Journal’: Setelah masuk ke halaman utama SINTA, cari dan klik menu ‘Journal’ atau ‘Jurnal’.
  3. Gunakan Filter ‘Subject Area’: Pada halaman daftar jurnal, Anda akan menemukan berbagai opsi filter. Cari filter ‘Subject Area’ atau ‘Bidang Ilmu’. Pilih ‘Communication’ atau ‘Ilmu Komunikasi’. Terkadang, bidang ilmu bisa lebih spesifik seperti ‘Media Studies’, ‘Public Relations’, dll., tergantung klasifikasi yang digunakan oleh jurnal di SINTA.
  4. Gunakan Filter ‘Sinta Score’: Selanjutnya, gunakan filter ‘Sinta Score’ atau ‘Peringkat Sinta’. Pilih ‘S2’ untuk menampilkan jurnal-jurnal yang terakreditasi Sinta 2.
  5. Periksa Informasi Detail Jurnal: Setelah menerapkan filter, Anda akan melihat daftar jurnal yang memenuhi kriteria. Klik pada nama jurnal untuk melihat informasi detail, termasuk Sinta Score, profil editor, riwayat publikasi, URL jurnal, dan informasi sitasi. Pastikan status akreditasinya masih aktif.
  6. Verifikasi Ruang Lingkup: Setelah menemukan beberapa jurnal yang potensial, kunjungi situs web resmi masing-masing jurnal. Baca dengan cermat ‘Focus and Scope’ (Fokus dan Ruang Lingkup) jurnal tersebut untuk memastikan bahwa topik penelitian Anda sesuai dengan arah publikasi jurnal.
  7. Periksa Panduan Penulis: Pelajari ‘Author Guidelines’ atau ‘Panduan Penulis’ untuk memahami gaya penulisan, format, dan persyaratan khusus lainnya yang harus dipenuhi sebelum mengirimkan naskah.

Daftar Rekomendasi Jurnal Sinta 2 Ilmu Komunikasi

Meskipun SINTA menyediakan daftar resmi yang paling mutakhir, penting untuk mencermati beberapa nama jurnal yang secara konsisten mempertahankan akreditasi Sinta 2 di bidang ilmu komunikasi. Beberapa contoh jurnal yang sering disebut dalam kategori ini, meski Anda tetap harus memverifikasi statusnya di portal SINTA karena akreditasi bisa berubah seiring waktu, antara lain:

  • Jurnal Komunikasi ISKI: Jurnal yang diterbitkan oleh Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI) ini dikenal sebagai salah satu rujukan utama dalam bidang ilmu komunikasi di Indonesia.
  • Jurnal Ilmu Komunikasi (JIK): Banyak perguruan tinggi memiliki jurnal dengan nama serupa. Pastikan Anda mengidentifikasi JIK yang spesifik dan terakreditasi Sinta 2.
  • Mediator: Jurnal Komunikasi: Jurnal ini seringkali fokus pada studi media dan komunikasi yang relevan dengan perkembangan terkini.
  • Jurnal Komunikasi Pembangunan: Menekankan pada aspek komunikasi dalam konteks pembangunan dan perubahan sosial.
  • Jurnal ASPIKOM: Diterbitkan oleh Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi, seringkali menjadi platform penting bagi akademisi komunikasi.

Sekali lagi, sangat ditekankan untuk selalu merujuk pada portal SINTA (https://sinta.kemdikbud.go.id/) untuk mendapatkan informasi paling akurat dan terbarukan mengenai status akreditasi jurnal Sinta 2 Ilmu Komunikasi terakreditasi Kemendikbud. Daftar ini hanya berfungsi sebagai titik awal untuk pencarian Anda.

Tips Sukses Menembus Jurnal Sinta 2 Ilmu Komunikasi

Mencari jurnal yang tepat adalah satu hal, tetapi berhasil mempublikasikan di dalamnya adalah tantangan lain. Berikut adalah beberapa tips untuk meningkatkan peluang Anda:

  1. Penelitian Berkualitas Tinggi: Ini adalah pondasi utama. Pastikan penelitian Anda orisinal, memiliki kontribusi signifikan terhadap ilmu komunikasi, dan menggunakan metodologi yang tepat serta analisis data yang kuat.
  2. Pilih Jurnal yang Sesuai: Jangan mengirimkan naskah ke jurnal yang ruang lingkupnya tidak relevan. Baca ‘Focus and Scope’ jurnal dengan cermat. Kesalahan ini seringkali menjadi penyebab penolakan awal.
  3. Ikuti Panduan Penulis Secara Ketat: Setiap jurnal memiliki gaya dan formatnya sendiri. Patuhi semua instruksi panduan penulis, mulai dari format sitasi, struktur artikel, hingga jumlah kata. Pelanggaran kecil sekalipun bisa menyebabkan naskah Anda dikembalikan tanpa proses review.
  4. Gaya Bahasa yang Jelas dan Akademis: Tulis dengan bahasa Indonesia yang baku, jelas, ringkas, dan persuasif. Hindari ambiguitas dan pastikan argumen Anda tersampaikan dengan baik. Gunakan istilah-istilah akademis yang tepat sesuai bidang ilmu komunikasi.
  5. Perhatikan Struktur Artikel: Pastikan artikel Anda memiliki struktur yang logis dan koheren (Pendahuluan, Tinjauan Pustaka, Metodologi, Hasil dan Pembahasan, Kesimpulan).
  6. Revisi Berdasarkan Komentar Reviewer: Jika naskah Anda diterima dengan revisi, tanggapi setiap komentar dari reviewer dengan serius dan komprehensif. Jelaskan bagaimana Anda telah mengatasi setiap poin yang diangkat. Ini menunjukkan profesionalisme dan komitmen Anda terhadap kualitas.
  7. Proofread dengan Cermat: Sebelum mengirimkan naskah, lakukan pemeriksaan akhir terhadap tata bahasa, ejaan, dan tanda baca. Kesalahan kecil bisa mengurangi kredibilitas naskah Anda.
  8. Sabar dan Pantang Menyerah: Proses publikasi bisa memakan waktu berbulan-bulan, bahkan setahun. Terkadang, penolakan adalah bagian dari proses. Gunakan feedback untuk memperbaiki naskah Anda dan coba kirimkan ke jurnal lain.

Peran Jurnal Sinta 2 dalam Peningkatan Reputasi Akademik dan Kontribusi Ilmiah

Publikasi di jurnal Sinta 2 Ilmu Komunikasi terakreditasi Kemendikbud tidak hanya sekadar memenuhi kewajiban administratif, melainkan sebuah investasi jangka panjang dalam pengembangan karir akademik dan kontribusi terhadap kemajuan ilmu pengetahuan. Setiap artikel yang diterbitkan di jurnal bereputasi menambah khazanah keilmuan, memicu diskusi lebih lanjut, dan membuka jalan bagi penelitian-penelitian baru.

Bagi institusi, memiliki dosen-dosen yang aktif mempublikasikan di jurnal Sinta 2 akan meningkatkan reputasi universitas secara keseluruhan, menarik mahasiswa dan peneliti berkualitas, serta memperluas jaringan kolaborasi. Ini juga berkontribusi pada peningkatan peringkat institusi dalam skala nasional maupun internasional.

Kesimpulan

Mencari dan berhasil mempublikasikan di jurnal Sinta 2 Ilmu Komunikasi terakreditasi Kemendikbud adalah capaian penting bagi setiap akademisi di bidang ini. Prosesnya mungkin menantang, membutuhkan ketelitian, dedikasi, dan pemahaman yang mendalam tentang standar akademik. Namun, dengan panduan yang tepat, pemanfaatan portal SINTA, dan komitmen terhadap kualitas penelitian, para dosen dan peneliti ilmu komunikasi dapat berhasil menembus jurnal-jurnal bereputasi ini.

Ingatlah bahwa tujuan akhir dari publikasi ilmiah adalah untuk menyebarkan pengetahuan, memajukan ilmu pengetahuan, dan pada akhirnya, memberikan dampak positif bagi masyarakat. Semoga panduan ini membantu Anda dalam perjalanan publikasi ilmiah Anda menuju jurnal Sinta 2 yang Anda impikan.

Baca Juga

admin, garuda
Kontributor · Riset Akademik & Publikasi Ilmiah

Tim Redaksi JagoJurnal menyusun panduan akademik berdasarkan riset kata kunci dan kebutuhan nyata pembaca seputar skripsi, tesis, dan publikasi jurnal ilmiah.

Butuh bantuan lebih lanjut?

Jangan biarkan revisi kecil menahan kelulusanmu

Tim JagoJurnal siap bantu bagian teknis yang paling sering bikin proses jadi lambat — bukan menulis ulang karyamu, tapi membantu kamu menyempurnakannya sendiri.

01Proofreading jurnal & makalah
02Bantuan editing & formatting skripsi & tesis
03Olah data & statistik (SPSS, Eviews, dll)
04Bantuan editing & formatting jurnal & makalah
Konsultasi gratis via WhatsApp

Konsultasi awal tanpa biaya. Respons cepat pada jam kerja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *