Daftar Jurnal Sinta 2 Desain Komunikasi Visual Resmi Terakreditasi Ristek/Kemendikbud
Publikasi ilmiah merupakan salah satu kewajiban utama bagi dosen dan peneliti di Indonesia, terutama dalam rangka pemenuhan angka kredit jabatan fungsional. Mencari jurnal Sinta 2 desain komunikasi visual terakreditasi Kemendikbud sering kali menjadi tantangan tersendiri bagi para akademisi di bidang seni dan desain. Standar Sinta 2 menunjukkan bahwa jurnal tersebut memiliki kualitas tata kelola dan substansi yang sangat baik, sehingga menjadi pilihan utama untuk meningkatkan reputasi akademik. Dalam artikel ini, kita akan mengulas secara mendalam mengenai daftar, kriteria, dan langkah strategis agar naskah DKV Anda memiliki peluang lebih baik dalam proses telaah sejawat.
Apa Itu Jurnal Sinta 2 Desain Komunikasi Visual dan Mengapa Ini Penting?
Sinta atau Science and Technology Index adalah sistem yang dikelola oleh Kemendikbudristek untuk mengukur performa jurnal ilmiah di Indonesia. Jurnal yang berada pada peringkat Sinta 2 dikategorikan sebagai jurnal nasional bereputasi tinggi yang proses review-nya sangat ketat, mencakup orisinalitas riset, metodologi desain, serta kontribusi teoretis terhadap bidang ilmu DKV.
Bagi dosen DKV, mempublikasikan karya pada jurnal Sinta 2 bukan sekadar untuk memenuhi syarat kenaikan pangkat. Lebih dari itu, ini adalah bentuk kontribusi nyata bagi perkembangan literasi visual di tanah air. Dengan adanya portal resmi Sinta Kemendikbud, para akademisi dapat memantau secara real-time status akreditasi jurnal yang dituju, memastikan bahwa upaya penelitian tidak sia-sia karena jurnal tersebut memang diakui secara nasional.
Bagaimana Cara Mengecek Status Akreditasi Jurnal Sinta 2 Secara Valid?
Pengecekan status akreditasi jurnal dapat dilakukan melalui portal resmi Sinta Kemendikbud dengan mengakses menu ‘Journals’ pada situs utama. Anda cukup memasukkan nama jurnal atau ISSN pada kolom pencarian dan menyaring hasil berdasarkan kategori ‘S2’ untuk memastikan jurnal tersebut berada dalam peringkat yang diinginkan.
Penting untuk selalu memverifikasi apakah status akreditasi tersebut masih berlaku atau sudah kadaluwarsa. Seringkali, jurnal mengalami perubahan peringkat setiap periode evaluasi ARJUNA (Akreditasi Jurnal Nasional). Memastikan kredibilitas jurnal sebelum melakukan submit adalah langkah pertama yang krusial agar naskah Anda terhitung sebagai karya ilmiah yang sah untuk pengajuan angka kredit.
Apa Saja Persyaratan Utama Agar Artikel DKV Layak Terbit di Jurnal Sinta 2?
Artikel yang layak terbit di jurnal Sinta 2 bidang DKV umumnya harus memiliki kebaruan (novelty) yang kuat, metodologi riset desain yang sistematis, serta analisis yang mendalam terhadap fenomena visual. Selain itu, kesesuaian naskah dengan fokus dan ruang lingkup (scope) jurnal menjadi syarat mutlak agar editor tidak melakukan desk-rejection.
Selain aspek substansi, perhatikan pula aspek teknis seperti gaya selingkung (author guidelines). Editor jurnal bereputasi sangat memperhatikan detail penulisan, referensi terkini (10 tahun terakhir), serta penggunaan aplikasi manajemen referensi seperti Mendeley atau Zotero. Pastikan struktur artikel Anda mencakup pendahuluan yang problematik, metode yang akurat, serta diskusi yang mengaitkan hasil riset dengan teori komunikasi visual yang relevan.
Bagaimana Langkah-Langkah Mengirimkan Naskah ke Jurnal Sinta 2?
Proses pengiriman naskah (submission) harus dilakukan melalui sistem Open Journal System (OJS) yang tersedia di masing-masing situs web jurnal. Anda perlu melakukan registrasi sebagai penulis, mengunggah naskah, dan memantau status secara berkala melalui dashboard akun Anda.
- Pastikan naskah telah disesuaikan dengan template resmi yang disediakan oleh jurnal tujuan.
- Lakukan cek plagiarisme menggunakan aplikasi seperti Turnitin dengan ambang batas (threshold) yang diizinkan, biasanya di bawah 20 persen.
- Unggah naskah beserta surat pernyataan orisinalitas dan dokumen pendukung lainnya melalui OJS.
- Pantau status ‘Under Review’ atau ‘Revision Required’ melalui sistem, dan segera respons setiap masukan dari reviewer.
- Jika naskah dinyatakan ‘Accepted’, lakukan pembayaran biaya publikasi jika ada (Article Processing Charge), lalu tunggu terbitan resmi.
Tips Praktis Agar Naskah DKV Anda Dilirik oleh Editor
Satu hal yang sering dilupakan oleh peneliti adalah kualitas abstrak dan visual pendukung. Dalam bidang DKV, kualitas gambar, diagram, dan analisis visual yang disertakan dalam artikel harus memiliki resolusi tinggi dan relevansi langsung dengan argumen utama. Jangan gunakan gambar yang tidak memiliki izin hak cipta atau sekadar sebagai pemanis tanpa analisis deskriptif yang kuat.
Selain itu, tulislah pendahuluan dengan gaya bahasa yang persuasif namun tetap akademis. Jelaskan mengapa riset Anda penting bagi komunitas desain komunikasi visual dan bagaimana riset ini mengisi kesenjangan penelitian (research gap) sebelumnya. Hubungkan hasil riset Anda dengan konteks industri desain, kebijakan kreatif, atau perkembangan teknologi digital yang sedang tren.
Kesimpulan: Membangun Rekam Jejak Akademik di Bidang Desain
Memublikasikan karya ilmiah di jurnal Sinta 2 merupakan sebuah investasi jangka panjang bagi karier dosen dan peneliti. Prosesnya memang memerlukan ketekunan dan kesabaran, namun hasil yang didapat sangat sepadan dengan peningkatan profil akademik Anda. Selalu gunakan sumber data resmi dan pastikan etika publikasi tetap terjaga. Dengan mematuhi standar yang ditetapkan oleh Kemendikbud, naskah Anda akan memiliki peluang yang lebih besar untuk berkontribusi bagi ilmu pengetahuan dan diapresiasi oleh komunitas ilmiah secara luas.
Pertanyaan Umum
Apakah jurnal Sinta 2 dapat diakses secara gratis oleh peneliti?
Sebagian besar jurnal Sinta 2 menggunakan model Open Access, namun beberapa menetapkan biaya publikasi atau Article Processing Charge (APC) untuk menutupi biaya operasional pengelolaan jurnal.
Berapa lama rata-rata durasi proses review di jurnal Sinta 2?
Proses review di jurnal Sinta 2 biasanya memakan waktu antara 3 hingga 6 bulan, tergantung pada kompleksitas topik dan ketersediaan mitra bestari (reviewer).
Apakah naskah dalam bahasa Indonesia diterima di jurnal Sinta 2?
Tentu saja, mayoritas jurnal Sinta 2 menerima naskah dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar, meskipun beberapa jurnal lebih memprioritaskan artikel berbahasa Inggris untuk meningkatkan keterbacaan global.
Bagaimana jika artikel saya ditolak oleh editor jurnal?
Penolakan adalah hal lumrah dalam dunia akademik, Anda sebaiknya memperbaiki naskah berdasarkan masukan reviewer dan mencoba melakukan submit ke jurnal lain yang relevan. Butuh bantuan langsung dari tim ahli? Hubungi Tim JagoJurnal via WhatsApp di 0856-4369-5389 untuk konsultasi gratis.
Jangan biarkan revisi kecil menahan kelulusanmu
Tim JagoJurnal siap bantu bagian teknis yang paling sering bikin proses jadi lambat — bukan menulis ulang karyamu, tapi membantu kamu menyempurnakannya sendiri.
Konsultasi awal tanpa biaya. Respons cepat pada jam kerja.

Tinggalkan Balasan