Cara Backup Library di Mendeley

Mendeley & Referensi Oleh admin · Agustus 30, 2026

Pendahuluan: Pentingnya Menjaga Data Referensi

Dalam dunia akademis, referensi adalah aset berharga yang membutuhkan waktu berjam-jam untuk dikumpulkan. Bagi mahasiswa tingkat akhir maupun peneliti, memahami cara backup library di Mendeley adalah langkah krusial agar seluruh koleksi jurnal dan dokumen penting tidak hilang saat terjadi kerusakan perangkat atau sinkronisasi yang gagal. Mendeley memang memiliki fitur sinkronisasi awan. Namun, mengandalkan satu metode saja tidaklah cukup jika Anda ingin menjaga keamanan data secara maksimal.

Mengapa Anda Perlu Melakukan Backup Library Mendeley Secara Berkala?

💬 Butuh bantuan langsung? Chat tim JagoJurnal via WhatsApp

Keamanan data digital sangat rentan terhadap kegagalan sistem, virus, atau kesalahan manusia yang tidak disengaja. Jika Anda tidak pernah menyimpan cadangan offline, seluruh metadata jurnal yang telah disusun rapi bisa hilang dalam sekejap. Oleh karena itu, melakukan backup rutin sangat dianjurkan. Dengan begitu, Anda selalu memiliki salinan fisik di hard drive atau media penyimpanan eksternal yang sewaktu-waktu bisa dikembalikan.

Bagaimana Cara Backup Library di Mendeley dengan Mudah?

Cara paling efektif untuk mencadangkan seluruh pustaka Mendeley Anda adalah dengan menggunakan fitur export database. Proses ini dilakukan dengan menyalin file data asli Mendeley ke folder yang aman di komputer atau cloud storage pilihan Anda. Berikut adalah langkah-langkah sistematis untuk melakukannya secara mandiri:

  1. Buka aplikasi Mendeley Desktop atau Mendeley Reference Manager pada perangkat Anda.
  2. Pastikan status sinkronisasi terakhir sudah berhasil dengan menekan tombol ‘Sync’ untuk memastikan semua referensi terbaru telah terunggah.
  3. Untuk Mendeley Desktop, arahkan kursor ke menu ‘File’ di bar bagian atas aplikasi.
  4. Pilih opsi ‘Export’ atau cari folder penyimpanan data Mendeley di direktori C:Users[NamaUser]AppDataLocalMendeley LtdMendeley Desktop.
  5. Copy file dengan ekstensi .sqlite ke lokasi penyimpanan aman seperti Google Drive, Dropbox, atau harddisk eksternal.
  6. Untuk pengguna Mendeley Reference Manager, Anda bisa mengekspor pustaka dalam format .bib atau .xml melalui menu ‘File’ > ‘Export’.

Apa Saja Risiko Jika Pustaka Mendeley Mengalami Kerusakan?

Kerusakan pustaka atau corrupt database akan mengakibatkan hilangnya metadata penting seperti nama penulis, judul jurnal, dan tahun terbit. Bahkan, file PDF yang terlampir pun berisiko ikut hilang. Ketika hal ini terjadi, Anda tidak hanya kehilangan waktu untuk mencari ulang referensi. Selain itu, Anda juga berisiko merusak sitasi yang sudah dimasukkan ke dalam naskah skripsi atau tesis yang sedang disusun. Kerusakan database seringkali disebabkan oleh pemadaman listrik mendadak saat aplikasi sedang melakukan sinkronisasi otomatis.

Bagaimana Cara Mengembalikan Data Jika Terjadi Kehilangan?

Jika Anda sudah memiliki file backup .sqlite atau file ekspor, proses pemulihan (restore) dapat dilakukan dengan cepat. Anda hanya perlu menyalin kembali file backup tersebut ke folder instalasi data Mendeley atau melakukan impor file .bib/.xml melalui menu ‘File’ > ‘Import’ di aplikasi Mendeley Anda. Pastikan versi aplikasi yang digunakan sesuai atau lebih baru agar format database tetap terbaca dengan baik.

Tips Praktis Mengelola Referensi Ilmiah

Selain rutin melakukan backup, ada beberapa tips tambahan agar manajemen referensi Anda tetap optimal. Pertama, pastikan setiap file PDF yang diimpor memiliki metadata yang lengkap; Anda bisa memverifikasinya melalui SINTA Kemendikbud untuk memastikan jurnal tersebut kredibel. Kedua, gunakan fitur folder di Mendeley untuk mengelompokkan referensi berdasarkan bab atau topik skripsi. Dengan begitu, referensi akan lebih mudah dicari saat proses penulisan berlangsung.

Kesimpulan

Memahami cara backup library di Mendeley bukanlah tugas yang sulit, melainkan investasi waktu yang sangat berharga bagi akademisi. Dengan melakukan langkah-langkah di atas secara berkala, Anda tidak perlu lagi khawatir kehilangan aset data referensi. Data tersebut telah dikumpulkan dengan susah payah dan layak dijaga keamanannya. Tetaplah konsisten melakukan backup setiap minggu agar data Anda selalu mutakhir.

Pertanyaan Umum

Apakah backup library Mendeley otomatis tersimpan di cloud?

Mendeley melakukan sinkronisasi ke server mereka. Namun, backup lokal sangat disarankan sebagai jaminan keamanan tambahan jika terjadi gangguan pada server.

Berapa sering saya harus melakukan backup library?

Idealnya, lakukan backup setiap satu atau dua minggu sekali. Hal ini terutama penting jika Anda baru saja menambahkan banyak jurnal baru ke dalam daftar referensi Anda.

Bisakah saya memindahkan library Mendeley ke komputer lain?

Ya, Anda bisa menggunakan file hasil ekspor atau menyalin file .sqlite ke perangkat baru untuk kemudian di-impor kembali ke aplikasi Mendeley.

Apakah backup juga menyertakan file PDF asli?

File .sqlite hanya menyimpan metadata, jadi pastikan Anda juga menyalin folder yang berisi dokumen PDF jika Anda ingin menyimpan file aslinya. Butuh bantuan langsung dari tim ahli? Hubungi Tim JagoJurnal via WhatsApp di 0856-4369-5389 untuk konsultasi gratis.

admin, garuda
Kontributor · Riset Akademik & Publikasi Ilmiah

Tim Redaksi JagoJurnal menyusun panduan akademik berdasarkan riset kata kunci dan kebutuhan nyata pembaca seputar skripsi, tesis, dan publikasi jurnal ilmiah.

Butuh bantuan lebih lanjut?

Jangan biarkan revisi kecil menahan kelulusanmu

Tim JagoJurnal siap bantu bagian teknis yang paling sering bikin proses jadi lambat — bukan menulis ulang karyamu, tapi membantu kamu menyempurnakannya sendiri.

01Proofreading jurnal & makalah
02Bantuan editing & formatting skripsi & tesis
03Olah data & statistik (SPSS, Eviews, dll)
04Bantuan editing & formatting jurnal & makalah
Konsultasi gratis via WhatsApp

Konsultasi awal tanpa biaya. Respons cepat pada jam kerja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *