Cara Cek Apakah Jurnal Masih Terindeks Scopus atau Sudah Discontinued
Mengapa Verifikasi Status Jurnal Scopus Sangat Penting?
Bagi kalangan akademisi, dosen, maupun mahasiswa pascasarjana, memahami cara cek apakah jurnal masih terindeks Scopus adalah kemampuan wajib yang harus dikuasai. Di era digital saat ini, status indeksasi sebuah jurnal internasional bereputasi bukanlah sesuatu yang statis. Sebuah jurnal yang hari ini terindeks Scopus bisa saja mengalami status discontinued atau dihentikan indeksasinya di masa depan akibat berbagai alasan, seperti penurunan kualitas editorial, adanya kecurangan dalam praktik predator, atau ketidaksesuaian dengan standar kebijakan Scopus. Melakukan pengecekan secara mandiri adalah langkah preventif agar naskah Anda tidak diterbitkan di jurnal yang kehilangan reputasinya di tengah jalan.
Bagaimana Cara Mengecek Status Indeksasi Jurnal di Scopus?
Cara paling akurat untuk mengecek status indeksasi adalah melalui laman resmi Scopus Source List. Anda hanya perlu mengunjungi database tersebut, mengetikkan nama jurnal atau ISSN, dan melihat apakah jurnal tersebut masih aktif terindeks atau sudah ada keterangan discontinued.
Proses verifikasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa karya ilmiah yang Anda susun dengan susah payah tetap diakui oleh otoritas pendidikan tinggi, seperti Kemendikbud Ristek atau lembaga akreditasi lainnya. Berikut adalah langkah-langkah praktis yang bisa Anda lakukan sendiri secara berkala:
- Buka situs resmi Scopus melalui https://www.scopus.com/sources yang merupakan database sumber resmi.
- Gunakan kolom pencarian (search) dan pilih kategori pencarian berdasarkan Title, ISSN, atau Publisher.
- Masukkan nama jurnal yang dituju dengan teliti. Pastikan ejaan nama jurnal sesuai dengan yang ada pada situs web jurnal tersebut.
- Periksa hasil pencarian. Jika jurnal muncul dengan status ‘Coverage: … to Present’, maka jurnal tersebut masih aktif terindeks.
- Perhatikan detail coverage. Jika terdapat catatan ‘Discontinued’ atau tahun terakhir indeksasi sudah lewat, maka jurnal tersebut tidak lagi terindeks per tanggal tersebut.
Apa Saja Penyebab Sebuah Jurnal Bisa Di-discontinued oleh Scopus?
Jurnal dapat dihentikan indeksasinya oleh Scopus karena berbagai faktor krusial yang berkaitan dengan etika dan standar kualitas ilmiah. Scopus melakukan pemantauan berkala (re-evaluation) terhadap setiap jurnal yang terdaftar dalam database mereka.
Penyebab utama dari status discontinued biasanya meliputi penurunan kualitas konten artikel, ketidaktransparan proses peer-review, hingga perilaku jurnal yang tidak sesuai dengan kaidah publikasi ilmiah internasional. Sebagai peneliti, Anda perlu bersikap kritis sebelum memutuskan submit naskah. Periksa juga apakah ada lonjakan jumlah artikel yang diterbitkan secara tidak wajar dalam satu tahun, karena ini sering menjadi indikator awal jurnal tersebut sedang dalam pengawasan Scopus.
Apakah Situs Web Jurnal Tersebut Resmi dan Terpercaya?
Selain mengecek database Scopus, Anda harus memastikan bahwa Anda mengakses situs web jurnal yang asli dan bukan tiruan. Banyak situs jurnal predator yang sengaja meniru nama jurnal bereputasi untuk menipu penulis. Selalu pastikan URL yang Anda kunjungi benar-benar milik penerbit atau universitas yang kredibel.
Bagaimana Cara Menghindari Jebakan Jurnal Predator?
Menghindari jurnal predator memerlukan ketelitian ekstra saat melakukan seleksi tempat publikasi. Anda bisa memulainya dengan memverifikasi ISSN jurnal tersebut melalui situs resmi perpustakaan nasional atau database global seperti ISSN Portal.
Jangan pernah terpaku pada janji-janji kemudahan atau kecepatan proses penerbitan yang tidak masuk akal. Jurnal yang bereputasi tinggi selalu menempatkan proses peer-review yang ketat sebagai prioritas utama, bukan kecepatan semata. Bacalah kembali artikel-artikel yang telah diterbitkan sebelumnya di jurnal tersebut; apakah kualitas substansi ilmiahnya konsisten dan relevan dengan bidang ilmu Anda?
Kapan Waktu yang Tepat untuk Melakukan Pengecekan Kembali?
Pengecekan status indeksasi jurnal sebaiknya dilakukan setidaknya dua kali: pertama saat Anda akan mengirimkan (submit) naskah, dan kedua saat naskah Anda sudah dinyatakan diterima (accepted) namun belum terbit secara resmi (in-press). Langkah ini sangat krusial untuk memastikan bahwa reputasi akademik Anda tetap terjaga dengan baik di masa depan.
Tips Praktis Memilih Jurnal Internasional yang Aman
Dalam dunia riset, pemilihan target jurnal adalah langkah krusial. Selain cek indeksasi Scopus, pastikan jurnal tersebut memiliki transparansi biaya (article processing charge) yang jelas dan profil dewan editorial yang dapat diverifikasi identitasnya. Anda bisa memeriksa kredibilitas pengurus jurnal melalui profil Google Scholar atau LinkedIn mereka. Hindari jurnal yang tidak menampilkan data kontak yang jelas atau alamat kantor editorial yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.
Kesimpulan Mengenai Pentingnya Verifikasi Mandiri
Memahami cara cek apakah jurnal masih terindeks Scopus bukan sekadar tugas administratif, melainkan bagian dari integritas ilmiah seorang peneliti. Dengan meluangkan waktu untuk memverifikasi status jurnal secara mandiri melalui kanal resmi, Anda telah melindungi karya Anda sendiri dari risiko penolakan atau diskualifikasi oleh lembaga penilaian angka kredit. Jadilah peneliti yang cerdas dengan selalu mengedepankan verifikasi dan validasi dalam setiap tahapan publikasi ilmiah Anda.
Pertanyaan Umum
Apakah jurnal yang terindeks Scopus tahun lalu pasti masih terindeks tahun ini?
Tidak selalu, karena Scopus secara rutin melakukan re-evaluasi jurnal dan bisa saja menghentikan indeksasi (discontinued) jika jurnal tersebut melanggar standar kualitas.
Di mana saya bisa melihat daftar jurnal yang baru saja di-discontinued oleh Scopus?
Anda bisa memantau pembaruan daftar jurnal tersebut melalui situs resmi Scopus di bagian ‘Scopus Source List’ yang diupdate secara berkala oleh tim pengembang database.
Apakah SINTA berpengaruh terhadap status Scopus sebuah jurnal?
SINTA adalah sistem akreditasi jurnal di Indonesia, namun status indeksasi Scopus adalah otoritas global yang berbeda dari sistem akreditasi nasional.
Bagaimana jika jurnal saya discontinued tepat saat artikel akan terbit?
Jika jurnal telah discontinued, artikel yang sudah terbit sebelumnya biasanya masih dihitung, namun penting untuk berkonsultasi dengan instansi Anda terkait kebijakan publikasi tersebut. Butuh bantuan langsung dari tim ahli? Hubungi Tim JagoJurnal via WhatsApp di 0856-4369-5389 untuk konsultasi gratis.
Jangan biarkan revisi kecil menahan kelulusanmu
Tim JagoJurnal siap bantu bagian teknis yang paling sering bikin proses jadi lambat — bukan menulis ulang karyamu, tapi membantu kamu menyempurnakannya sendiri.
Konsultasi awal tanpa biaya. Respons cepat pada jam kerja.



Tinggalkan Balasan