Cara Membuat Jurnal Ilmiah Untuk Pemula

Menulis Ilmiah Oleh admin · Oktober 25, 2026

Cara Membuat Jurnal Ilmiah Untuk Pemula

Cara membuat jurnal ilmiah untuk pemula melibatkan proses sistematis yang dimulai dari penentuan topik riset, penyusunan naskah sesuai kaidah IMRAD, hingga proses submission. Tahapan ini memerlukan ketelitian agar karya Anda memiliki kontribusi orisinal bagi pengembangan ilmu pengetahuan di bidang terkait.

Poin Penting:

  • Pemahaman struktur IMRAD (Introduction, Method, Result, and Discussion) adalah fondasi utama.
  • Penyusunan naskah wajib mengacu pada template jurnal tujuan.
  • Pengecekan plagiasi menggunakan alat seperti Turnitin sangat krusial sebelum submit.
  • Pilih jurnal yang terindeks resmi di SINTA atau DOAJ untuk kredibilitas.

Apa Saja Struktur Utama dalam Naskah Jurnal?

💬 Butuh bantuan langsung? Chat tim JagoJurnal via WhatsApp

Struktur jurnal ilmiah mengikuti standar baku internasional agar pembaca mudah memahami alur penelitian. Setiap bagian memiliki fungsi spesifik yang saling berkaitan erat.

  1. Pendahuluan: Berisi latar belakang, urgensi penelitian, dan celah riset yang ingin diisi.
  2. Metode: Menjelaskan prosedur riset, alat, serta teknik analisis data yang digunakan secara detail.
  3. Hasil: Memaparkan temuan data secara objektif tanpa interpretasi subjektif penulis.
  4. Pembahasan: Menganalisis makna temuan serta membandingkannya dengan teori terdahulu.
  5. Simpulan dan Referensi: Merangkum hasil utama dan mencantumkan daftar pustaka kredibel.

Bagaimana Cara Memulai Penulisan Jurnal yang Efektif?

Memulai penulisan jurnal sering menjadi tantangan terbesar bagi peneliti pemula karena ketidaksiapan data. Oleh karena itu, mulailah dengan menyusun draf berdasarkan hasil olah data yang sudah matang.

Sebagai contoh, buatlah kerangka artikel terlebih dahulu sebelum menulis paragraf panjang. Kerangka ini berfungsi sebagai kompas agar argumen Anda tidak melebar ke topik lain yang tidak relevan dengan judul penelitian.

Menentukan Topik yang Spesifik

Jangan memilih topik yang terlalu luas agar pembahasan tetap fokus dan mendalam. Fokus pada satu masalah spesifik memungkinkan Anda memberikan solusi yang lebih konkrit bagi pembaca.

TahapTujuanDurasi Perkiraan
Penyusunan DrafMenyusun kerangka & konten1-2 Minggu
Review MandiriCek logika & bahasa3-5 Hari
Cek PlagiasiMemastikan orisinalitas1-2 Hari
SubmissionMengirim naskah ke jurnal1 Hari

Mengapa Memilih Jurnal Tujuan Sangat Penting?

Memilih jurnal yang tepat menentukan tingkat keberhasilan artikel Anda dalam proses peer-review. Anda harus memastikan bahwa cakupan jurnal (scope) sesuai dengan fokus penelitian Anda.

Jangan asal mengirim naskah ke sembarang jurnal tanpa riset. Pertama, periksa reputasi jurnal tersebut melalui portal resmi agar terhindar dari jurnal predator yang tidak memiliki kredibilitas akademik.

Bagaimana Cara Menghindari Kesalahan Umum Penulisan?

Kesalahan paling sering terjadi adalah pengabaian pedoman gaya selingkung (template) jurnal tujuan. Akibatnya, editor sering menolak naskah di tahap awal pemeriksaan administratif (desk reject).

Selalu lakukan pemeriksaan ulang terhadap sitasi dan daftar pustaka. Pastikan format penulisan referensi, seperti APA atau IEEE, konsisten di seluruh bagian artikel untuk menjaga profesionalisme tulisan.

Tips Praktis Agar Artikel Jurnal Lebih Berkualitas

Kualitas tulisan sangat bergantung pada proses revisi yang teliti dan jujur terhadap kekurangan diri sendiri. Selain itu, mintalah rekan sejawat untuk memberikan masukan objektif terhadap alur logika tulisan Anda.

Singkatnya, jangan terburu-buru melakukan submission sebelum Anda yakin naskah sudah sempurna. Proses revisi mungkin memakan waktu, namun hasilnya akan jauh lebih memuaskan jika naskah dipersiapkan dengan matang.

Kesimpulan Mengenai Proses Publikasi

Membuat jurnal ilmiah adalah perjalanan belajar yang menantang namun sangat berharga bagi perkembangan karier akademik. Konsistensi dalam mengikuti kaidah penulisan akan memudahkan Anda dalam setiap proses publikasi di masa depan.

Pertanyaan Umum

Apakah pemula bisa menembus jurnal terakreditasi?

Tentu saja bisa, asalkan substansi penelitian memenuhi syarat kualitas dan mengikuti kaidah ilmiah yang ketat.

Berapa lama waktu tunggu proses review jurnal?

Durasi proses review bervariasi tergantung pada kebijakan setiap jurnal, biasanya berkisar antara satu hingga enam bulan.

Apakah wajib menggunakan alat bantu sitasi?

Sangat disarankan menggunakan aplikasi seperti Mendeley atau Zotero agar pengelolaan referensi lebih akurat dan terhindar dari kesalahan penulisan sitasi.

Bagaimana jika artikel ditolak oleh editor?

Jangan berkecil hati, pelajari catatan dari reviewer, perbaiki naskah, dan kirimkan kembali ke jurnal lain yang sesuai. Butuh bantuan langsung dari tim ahli? Hubungi Tim JagoJurnal via WhatsApp di 0856-4369-5389 untuk konsultasi gratis.

admin, garuda
Kontributor · Riset Akademik & Publikasi Ilmiah

Tim Redaksi JagoJurnal menyusun panduan akademik berdasarkan riset kata kunci dan kebutuhan nyata pembaca seputar skripsi, tesis, dan publikasi jurnal ilmiah.

Butuh bantuan lebih lanjut?

Jangan biarkan revisi kecil menahan kelulusanmu

Tim JagoJurnal siap bantu bagian teknis yang paling sering bikin proses jadi lambat — bukan menulis ulang karyamu, tapi membantu kamu menyempurnakannya sendiri.

01Proofreading jurnal & makalah
02Bantuan editing & formatting skripsi & tesis
03Olah data & statistik (SPSS, Eviews, dll)
04Bantuan editing & formatting jurnal & makalah
Konsultasi gratis via WhatsApp

Konsultasi awal tanpa biaya. Respons cepat pada jam kerja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *