Melaksanakan Tri Dharma Dosen dan Mahasiswa Harus Menggali Potensi Bersama

Melaksanakan Tri Dharma Dosen dan Mahasiswa Harus Menggali Potensi Bersama

Tri Dharma Perguruan Tinggi jika dijabarkan secara bahasa, dimana kata “Tri” yang berasal dari Bahasa Sanskerta memiliki arti tiga dan “Dharma” memiliki arti kewajiban. Jika mengacu pada kedua arti kata tersebut, maka dapat diartikan Tri Dharma Perguruan Tinggi adalah tiga kewajiban perguruan tinggi.

Tri Dharma Perguruan Tinggi terdiri dari pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat. Ketiga hal tersebut harus dimiliki atau wajib ada di perguruan tinggi selama aktivitas akademik berlangsung. Ketiga hal tersebut menjadi kewajiban yang harus dilaksanakan secara berkesinambungan oleh seluruh civitas akademika diantaranya yakni dosen dan mahasiswa.

Mahasiswa dan Dosen, serta Hubungan Erat Antara Keduanya

Seorang siswa yang telah menyelesaikan studinya di bangku sekolah dan kemudian melanjutkan pendidikannya ke tingkat perguruan tinggi, tentunya mengalami perubahan baik sikap terutama lingkungan.

Saat di perguruan tinggi, proses pembelajaran diberikan oleh dosen menggunakan metode yang berbeda, mahasiswa cenderung diberikan kesempatan untuk mandiri selama proses pembelajaran berlangsung. Sedangkan pada saat di sekolah, guru memegang peran yang lebih dominan. Dengan perbedaan tersebut tentunya tak jarang seorang mahasiswa akan membandingkan antara gurunya saat di sekolah dan dosennya di perguruan tinggi.

Mahasiswa cenderung mengira jika dosen terkadang acuh tak acuh dengan kondisi mahasiswa. Namun hal tersebut terjadi dikarenakan kesibukan seorang dosen tidak hanya sekedar mengajar, banyak hal yang harus diselesaikan seperti harus penelitian dan pengabdian masyarakat. Tak jarang jika dosen hanya memberikan tugas atau modul kepada mahasiswa.

Namun pada hakikatnya, mahasiswa dan dosen adalah satu kesatuan sebagai civitas akademika yang harus berkolaborasi bersama-sama mewujudkan dan melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Sehingga tidak benar jika mahasiswa menilai bahwa pekerjaan seorang dosen hanya memberikan perkuliahan dan memberikan nilai di akhir semester. Terdapat hal lain yang menurut tanggung jawab seorang dosen harus dilakukan.

Contohnya jika seorang dosen pengampu tidak menghadiri mata kuliah yang diajarkan, bisa jadi terdapat kepentingan lain yang harus segera diselesaikan. Misalnya dosen tersebut sedang melakukan penelitian, menyiapkan publikasi atau bahkan sedang mempersiapkan diri untuk melakukan pengabdian masyarakat.

Hal lain yang harus diingat adalah seorang dosen juga pernah menjadi seorang mahasiswa. Proses dan pengalaman yang dilakukan kurang lebih sama, yang membedakan hanyalah perangkat atau alat bantuan yang digunakan semasa proses perkuliahan. Tidak menutup kemungkinan jika proses yang dialami seorang dosen dulunya saat menjadi mahasiswa lebih sulit daripada mahasiswanya sekarang.

Prestasi seorang dosen juga perlu diingat, membuat karya ilmiah, melakukan penelitian hingga melaksanakan pengabdian masyarakat yang menjadi kewajiban seorang dosen juga perlu dijadikan sebagai contoh. Karena tidak hanya sekedar mengajar, seorang dosen juga diperhitungkan dari prestasi yang telah diraih.

Bukan tidak mungkin jika seorang dosen merupakan seorang yang ahli di bidang tertentu di suatu daerah atau negara. Untuk itu, merupakan sebuah keistimewaan jika seorang dosen bisa menyeimbangkan waktu untuk tetap memberikan materi perkuliahan kepada mahasiswanya di kelas sembari menyelesaikan pekerjaannya di luar.

Tanggung Jawab Bersama Dosen dan Mahasiswa

Dosen dan mahasiswa memiliki tanggung jawab yang sama serta kesempatan yang sama dalam mewujudkan tri dharma perguruan tinggi. Dengan melakukan kerjasama atau kolaborasi antara dosen dan mahasiswa bukan tidak mungkin akan menciptakan suatu penemuan yang luar biasa.

Bentuk kolaborasi dosen dan mahasiswa dalam tiga kewajiban civitas akademika dapat berbentuk:

  1. Pendidikan

Dalam pendidikan, bentuk kolaborasi antara dosen dan mahasiswa dapat berupa cara menciptakan suasana kelas yang kondusif dan tidak membosankan. Mahasiswa menunjukkan semangat dan antusiasme dalam mendengarkan dan menerima pelajaran yang disampaikan oleh dosen.

Selain itu, dosen yang menunjukkan kepedulian dan rasa empati terhadap mahasiswa juga menjadi salah satu bentuk kolaborasi untuk menimbulkan kedekatan antara mahasiswa dan dosen.

  1. Penelitian dan Pengembangan

Seorang dosen tentunya memiliki bidang keahliannya masing-masing yang kemudian ditekuni untuk menjadi dosen pada bidang tersebut. Begitu juga dengan mahasiswa pastinya memiliki ketertarikan pada bidang tertentu.

Keduanya dapat bekerjasama dengan sangat baik untuk mewujudkan tri dharma yang kedua yakni penelitian dan pengembangan. Seorang dosen dapat melibatkan mahasiswa yang tertarik pada topik penelitian yang dilakukan. Kemudian dapat bekerjasama dalam melakukan pengembangan pada suatu hasil temuan.

Selain meningkatkan intensitas dan kedekatan antara dosen dan mahasiswa, mahasiswa memperoleh pengalaman baru dari seorang profesional dan dosen dapat merasakan proses kerjasama dengan mahasiswanya yang memiliki banyak ide – ide kreatif. Apalagi mahasiswa cenderung lebih melek akan kemajuan teknologi.

  1. Pengabdian Masyarakat

Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh dosen tentunya bertujuan agar memberi manfaat kepada masyarakat. Pengabdian masyarakat sebagai cara menumbuhkan rasa dan jiwa sosial seseorang. Dengan melibatkan mahasiswa, dosen telah membantu mahasiswanya memupuk jiwa sosial yang dimiliki.

Terlebih dengan kemajuan teknologi dan kemampuan generasi muda untuk cepat beradaptasi dengan kemajuan tersebut, tak jarang membuat mahasiswa menjadi mahluk anti sosial.

Berdasarkan uraian di atas, dapat diketahui betapa pentingnya dan manfaat – manfaat yang diperoleh jika dosen dan mahasiswa memiliki kesadaran yang sama untuk berkolaborasi dalam mewujudkan tiga kewajiban civitas akademika atau yang disebut dengan tri dharma perguruan tinggi.

Dengan kerjasama yang baik, bukan tidak mungkin tri dharma perguruan tinggi tersebut akan terpenuhi dan terwujud dengan mudah. Selain itu, kolaborasi antara dosen dan mahasiswa juga telah memberikan kontribusi dalam peningkatan kualitas perguruan tinggi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *