Mengenal Arti Status ‘In Review’ Pada OJS 3 dan Berapa Lama Prosesnya
Menulis artikel ilmiah merupakan perjalanan panjang yang penuh dengan tantangan akademis. Mulai dari merumuskan masalah penelitian, mengumpulkan data di lapangan, hingga menyusun draf naskah sesuai dengan pedoman selingkung jurnal sasaran. Namun, perjuangan belum selesai setelah Anda menekan tombol ‘Submit’ di platform Open Journal Systems (OJS). Bagi banyak akademisi, dosen, dan mahasiswa, fase setelah pengajuan sering kali menimbulkan kecemasan tersendiri, terutama saat memantau perubahan status naskah di dashboard penulis. Salah satu status yang paling sering memicu pertanyaan adalah ‘In Review’. Memahami arti status in review pada ojs 3 merupakan langkah krusial agar Anda tidak cemas secara berlebihan dan tahu tindakan apa yang harus diambil selama masa tunggu ini.
Artikel ini akan mengupas tuntas alur peninjauan naskah, faktor yang mempengaruhi durasinya, serta tips cerdas dalam menghadapinya secara profesional.
Apa Arti Status In Review pada OJS 3?
Status ‘In Review’ pada OJS 3 menandakan bahwa naskah Anda telah lolos dari evaluasi awal editor (desk screening) dan saat ini sedang berada di tangan reviewer (mitra bestari) untuk dinilai aspek ilmiahnya. Dalam tahap ini, kualitas metodologi, kebaruan temuan, dan relevansi tulisan Anda sedang diuji secara objektif oleh para pakar sebidang. Editor telah menilai bahwa artikel Anda memenuhi standar format dasar dan memiliki keselarasan fokus yang cukup baik dengan jurnal mereka, sehingga layak untuk diteruskan ke tahap penelaahan sejawat (peer review) yang lebih mendalam.
Sistem OJS 3 memiliki desain antarmuka yang lebih modern dibandingkan versi pendahulunya (OJS 2). Ketika sebuah naskah memasuki tahap ini, dashboard penulis akan menampilkan visualisasi alur kerja yang jelas. Di sini, status tersebut menegaskan bahwa dokumen Anda tidak lagi menganggur di meja redaksi, melainkan sedang aktif dikaji secara kritis. Keberadaan naskah pada tahap ini juga menunjukkan bahwa kontribusi penelitian Anda dinilai potensial untuk dipublikasikan, meskipun belum ada jaminan keputusan akhir berupa penerimaan.
Perbedaan Antara Desk Review dan Peer Review
Sebelum naskah masuk ke tahap ‘In Review’ yang sesungguhnya, naskah Anda harus melewati proses seleksi awal yang disebut desk review atau desk screening. Pada tahapan awal ini, Editor-in-Chief atau Section Editor akan memeriksa kesesuaian format penulisan (template), tingkat plagiarisme menggunakan perangkat lunak seperti Turnitin atau iThenticate, serta keselarasan topik artikel dengan ruang lingkup (scope) jurnal. Jika naskah Anda tidak sesuai dengan standar dasar tersebut, editor berhak melakukan penolakan langsung (desk rejection) tanpa mengirimkannya ke mitra bestari. Sebaliknya, jika naskah dianggap layak, editor akan mencari reviewer yang relevan dan mengubah status naskah Anda menjadi ‘In Review’. Pemahaman akan perbedaan kedua tahap ini sangat penting agar penulis tidak salah mengira bahwa setiap naskah yang dikirim otomatis langsung dinilai oleh para ahli luar.
Bagaimana Alur Review Naskah di OJS 3?
Alur review naskah di OJS 3 mengikuti urutan sistematis yang dimulai dari penunjukan reviewer oleh editor hingga keputusan final berdasarkan hasil rekomendasi tersebut. Seluruh interaksi ini dicatat secara digital oleh sistem guna memastikan transparansi dan keandalan proses penilaian sejawat. Proses ini melibatkan koordinasi intensif antara editor, penulis, dan reviewer tanpa saling mengetahui identitas satu sama lain jika jurnal menerapkan sistem double-blind review.
Secara umum, proses penelaahan naskah di dalam platform OJS 3 melewati langkah-langkah terstruktur berikut ini:
- Penunjukan Reviewer (Reviewer Assignment): Editor mencari dan memilih minimal dua reviewer yang memiliki rekam jejak publikasi serta keahlian yang sesuai dengan topik naskah Anda di dalam database OJS.
- Penerimaan Undangan (Invitation Acceptance): Reviewer menerima notifikasi sistem via email dan memiliki tenggat waktu tertentu (biasanya 1-2 minggu) untuk menyetujui atau menolak permintaan peninjauan tersebut.
- Proses Penelaahan (Reviewing): Jika menyetujui, reviewer akan membaca, menganalisis, dan memberikan catatan kritis secara detail langsung pada dokumen naskah atau melalui kolom komentar evaluasi khusus di OJS.
- Pengunggahan Rekomendasi (Submitting Recommendation): Reviewer memilih salah satu keputusan standar sistem (seperti Accept Submission, Revisions Required, Resubmit for Review, atau Decline Submission) dan mengunggah kembali naskah hasil koreksi beserta dokumen penilaiannya.
- Keputusan Editor (Editorial Decision): Editor mengumpulkan semua masukan dari para reviewer untuk kemudian merumuskan keputusan akhir bagi naskah Anda, apakah perlu direvisi, ditolak, atau dapat langsung diterbitkan.
Berapa Lama Estimasi Waktu Tunggu Proses In Review?
Proses ‘In Review’ biasanya membutuhkan waktu berkisar antara 4 hingga 12 minggu (1 hingga 3 bulan) sebelum Anda menerima keputusan pertama dari editor. Namun, durasi ini tidak mutlak karena sangat bergantung pada manajemen internal jurnal, tingkat kesulitan topik penelitian, serta responsivitas para reviewer yang ditunjuk. Beberapa jurnal nasional bereputasi tinggi bahkan dapat menyelesaikan proses ini dalam waktu yang lebih cepat atau justru jauh lebih lambat tergantung pada antrean naskah yang masuk.
Sebagai contoh, jurnal nasional yang terindeks di portal SINTA Kemendikbud umumnya memiliki panduan waktu penelaahan yang bervariasi antara Sinta 1 hingga Sinta 6. Jurnal peringkat atas (Sinta 1 dan Sinta 2) biasanya menerapkan standar review yang sangat ketat dan terstruktur, sehingga waktu tunggunya bisa berkisar 2-4 bulan. Sementara itu, untuk jurnal internasional bereputasi tinggi yang terindeks di Scopus atau Web of Science, proses peer review bahkan bisa memakan waktu 6 hingga 12 bulan karena ketatnya persaingan kompetitif dan tuntutan kualitas metodologi penelitian yang luar biasa tinggi.
Mengapa Status In Review Bisa Berlangsung Sangat Lama?
Ada beberapa faktor utama mengapa status ini berjalan lambat, salah satunya adalah fenomena penolakan undangan review oleh akademisi yang sibuk, sehingga editor harus mencari reviewer pengganti berulang kali. Selain itu, adanya perbedaan rekomendasi yang kontradiktif antar reviewer pertama dan kedua memaksa editor untuk menunjuk reviewer ketiga guna mendapatkan opini pembanding yang adil sebelum keputusan editorial diambil.
Para reviewer bekerja secara sukarela (voluntary basis) tanpa bayaran finansial langsung dari jurnal. Mereka adalah dosen, peneliti, atau praktisi yang juga memiliki kesibukan luar biasa dalam mengajar, melakukan penelitian mandiri, atau mengurus tugas administratif kampus. Kesibukan kumulatif ini sering kali menyebabkan keterlambatan penyerahan hasil tinjauan. Faktor teknis seperti sistem notifikasi OJS yang tidak sengaja masuk ke folder spam email reviewer atau adanya perubahan kepengurusan dewan redaksi jurnal juga kerap menjadi alasan di balik lambatnya pembaruan status naskah Anda.
Tips Praktis Menghadapi Masa Tunggu “In Review” bagi Penulis
Menunggu hasil review memang memerlukan kesabaran ekstra, namun bukan berarti Anda tidak bisa melakukan tindakan produktif apa pun. Ada beberapa langkah bijak yang dapat Anda lakukan agar masa tunggu ini tetap efisien dan tidak mengganggu produktivitas akademis Anda:
- Jangan Melakukan Spamming Editor: Hindari mengirim email menanyakan status naskah setiap minggu. Hal ini dinilai kurang profesional dan dapat mengganggu kinerja editor yang mengelola puluhan hingga ratusan naskah sekaligus.
- Manfaatkan Fitur Diskusi OJS: Jika masa tunggu sudah melewati batas waktu estimasi yang tertera pada profil jurnal (misalnya lebih dari 3 bulan), kirimkan pesan tindak lanjut secara sopan melalui tab ‘Discussion’ di OJS 3 Anda.
- Persiapkan Diri untuk Revisi: Gunakan waktu luang ini untuk membaca kembali naskah Anda, memperbarui referensi terbaru, atau memperbaiki aspek tata bahasa (proofreading) agar Anda siap ketika keputusan revisi akhirnya datang.
- Mulai Menulis Naskah Baru: Jangan terpaku pada satu naskah saja. Selagi naskah pertama berada dalam proses review, mulailah merancang atau menulis artikel ilmiah berikutnya guna menjaga produktivitas riset Anda tetap berjalan.
Jika Anda memutuskan untuk mengirimkan email tindak lanjut (follow-up) kepada editor, pastikan menggunakan bahasa yang formal dan sopan. Berikut adalah contoh template pesan singkat yang bisa Anda gunakan: ‘Yth. Editor Jurnal [Nama Jurnal], Saya ingin menanyakan perkembangan naskah kami dengan ID [Nomor ID] dan judul [Judul Naskah] yang saat ini berstatus In Review sejak [Tanggal]. Kami memahami kesibukan dewan redaksi, namun sekiranya kami bisa mendapatkan informasi estimasi waktu penyelesaian proses penelaahan ini. Terima kasih banyak atas perhatian dan bantuannya.’
Kesimpulan
Status ‘In Review’ pada OJS 3 merupakan penanda penting bahwa karya ilmiah Anda sedang melangkah ke fase evaluasi substansi yang sesungguhnya oleh para ahli sebidang. Meskipun proses ini memerlukan waktu tunggu yang tidak sebentar—mulai dari hitungan minggu hingga beberapa bulan—memahami alur kerja sistematis di balik layar OJS akan membantu Anda menyikapinya dengan lebih tenang dan profesional. Selalu kelola ekspektasi Anda dengan bijak, hindari kecemasan yang tidak perlu, dan gunakan masa tunggu ini untuk terus mengasah kemampuan menulis ilmiah Anda demi kesuksesan publikasi di masa depan.
Pertanyaan Umum
Apakah status “In Review” menjamin artikel saya pasti akan diterbitkan?
Tidak, status “In Review” hanya menunjukkan bahwa naskah Anda lolos seleksi awal dan sedang dievaluasi oleh para pakar (reviewer). Keputusan akhir berupa penerimaan, revisi, atau penolakan sepenuhnya bergantung pada kualitas substansi naskah Anda dan rekomendasi hasil review.
Apakah diperbolehkan merevisi naskah saat statusnya masih “In Review”?
Secara sistem di OJS 3, Anda tidak dapat mengunggah revisi baru atau mengubah dokumen selama proses review berlangsung. Anda harus menunggu editor mengirimkan keputusan resmi beserta catatan perbaikan terlebih dahulu sebelum bisa mengirimkan naskah revisi.
Apa perbedaan status “In Review” dengan “Under Review”?
Secara fungsional kedua status ini memiliki arti yang sama, yaitu naskah sedang dalam proses penilaian oleh reviewer. Istilah “In Review” adalah status standar bawaan sistem OJS 3, sementara “Under Review” sering digunakan pada platform penerbit lain atau akibat penyesuaian bahasa oleh pengelola jurnal.
Bagaimana jika status “In Review” tidak berubah setelah lebih dari 6 bulan tanpa kabar?
Anda berhak mengirimkan email tindak lanjut yang sopan kepada editor untuk menanyakan perkembangannya, atau mengajukan penarikan naskah secara resmi jika tidak ada respons sama sekali agar naskah tersebut bisa dikirim ke jurnal lain. Butuh bantuan langsung dari tim ahli? Hubungi Tim JagoJurnal via WhatsApp di 0856-4369-5389 untuk konsultasi gratis.
Jangan biarkan revisi kecil menahan kelulusanmu
Tim JagoJurnal siap bantu bagian teknis yang paling sering bikin proses jadi lambat — bukan menulis ulang karyamu, tapi membantu kamu menyempurnakannya sendiri.
Konsultasi awal tanpa biaya. Respons cepat pada jam kerja.

Tinggalkan Balasan